Kinerja Awal Tahun Mulus, BFI Finance Perketat Pembiayaan Automotif
Rabu, 29 April 2020 - 20:20 WIB
Porsi produk pembiayaan kendaraan roda empat masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 68,7% yang disusul dengan pembiayaan kendaraan roda dua sebesar 21,2%, alat berat dan mesin sebesar 8,7%, dan sisanya adalah pembiayaan dengan agunan properti (property-backed financing), serta pembiayaan syariah.
Total piutang pembiayaan yang dikelola oleh perusahaan tercatat sebesar Rp18,7 triliun, atau naik 3,1% dari sebelumnya sebesar Rp18,1 triliun. Kenaikkan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan total aset perusahaan di kuartal pertama 2020 sebesar Rp19,7 triliun atau naik 6,6% year on year.
“Kepercayaan dari perbankan juga masih solid. Di bulan Maret kemarin perusahaan memperoleh pinjaman sindikasi mencapai USD100 juta. Hal ini mencerminkan adanya kepercayaan dan hubungan yang baik dengan mitra perbankan sehingga kami terus bertumbuh sesuai rencana,” tambah Sudjono.
Total piutang pembiayaan yang dikelola oleh perusahaan tercatat sebesar Rp18,7 triliun, atau naik 3,1% dari sebelumnya sebesar Rp18,1 triliun. Kenaikkan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan total aset perusahaan di kuartal pertama 2020 sebesar Rp19,7 triliun atau naik 6,6% year on year.
“Kepercayaan dari perbankan juga masih solid. Di bulan Maret kemarin perusahaan memperoleh pinjaman sindikasi mencapai USD100 juta. Hal ini mencerminkan adanya kepercayaan dan hubungan yang baik dengan mitra perbankan sehingga kami terus bertumbuh sesuai rencana,” tambah Sudjono.
(iqb)
Lihat Juga :