Daihatsu Rugi 100 Miliar Yen Dampak Skandal Uji Keselamatan
Minggu, 31 Desember 2023 - 09:37 WIB
“Selain hilangnya penjualan domestik, Daihatsu juga akan melakukan negosiasi dengan pemasok mengenai kompensasi atas hilangnya pendapatan. Hal ini diperkirakan akan memakan biaya besar,” tulis laman Paultan dikutip SINDOnews, Minggu (31/12/2023).
Selain itu, biaya lebih lanjut yang berasal dari investigasi dan uji keselamatan tambahan juga akan diperhitungkan. Skandal ini berbeda dengan tahun fiskal 2022, ketika Daihatsu melaporkan laba operasional konsolidasi sebesar 141,8 miliar yen dan laba bersih sebesar 102,2 miliar yen.
Tampaknya tidak akan ada masalah arus kas dalam waktu dekat, karena pada akhir Maret, aset likuid perusahaan dikurangi kewajiban yang harus dibayar berjumlah lebih dari 500 miliar yen “Jika dampak skandal tersebut mendorong laba konsolidasi ke zona merah, maka ini akan menjadi kerugian pertama yang dihadapi perusahaan dalam 30 tahun,” tulis Paultan.
Dikutip dari laman denver7, Daihatsu didirikan pada tahun 1951. Toyota kemudian menjadi pemegang saham signifikan pertama pada tahun 1967. Kemudian memperoleh saham mayoritas perusahaan tersebut sebesar 51,4% pada tahun 1998.
Selain itu, biaya lebih lanjut yang berasal dari investigasi dan uji keselamatan tambahan juga akan diperhitungkan. Skandal ini berbeda dengan tahun fiskal 2022, ketika Daihatsu melaporkan laba operasional konsolidasi sebesar 141,8 miliar yen dan laba bersih sebesar 102,2 miliar yen.
Tampaknya tidak akan ada masalah arus kas dalam waktu dekat, karena pada akhir Maret, aset likuid perusahaan dikurangi kewajiban yang harus dibayar berjumlah lebih dari 500 miliar yen “Jika dampak skandal tersebut mendorong laba konsolidasi ke zona merah, maka ini akan menjadi kerugian pertama yang dihadapi perusahaan dalam 30 tahun,” tulis Paultan.
Dikutip dari laman denver7, Daihatsu didirikan pada tahun 1951. Toyota kemudian menjadi pemegang saham signifikan pertama pada tahun 1967. Kemudian memperoleh saham mayoritas perusahaan tersebut sebesar 51,4% pada tahun 1998.
Lihat Juga :