Hadirkan Mobil Listrik Murah, Nissan Berencana Pakai Baterai LFP
Kamis, 01 Februari 2024 - 16:37 WIB
Baca Juga: Indonesia Siap Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik Kelas Dunia
Meski biaya produksi LFP lebih murah 30 persen ketimbang baterai lithium dengan bahan dasar nikel, cobalt, dan mangan, tapi terdapat beberapa kelemahan. Baterai LFP memiiki kepadatan energi lebih rendah sehingga jarak tempuh mobil listrik yang memakainya juga lebih pendek.
Kendati begitu, kondisi tersebut masih memadai untuk kendaraan listrik yang ditujukan untuk medan perkotaan. Nissan pun saat ini sedang mengembangkan teknologi baterai terbaru di fasilitas riset dan pengembangannya di Jepang.
Laporan itu juga menyebutkan Nissan bisa membuat baterai LFP sendiri di pabrik Yokohama dibandingkan fasilitas produksi lainnya. Saat ini, Nissan tengah mencari mitra untuk mengembangkan teknologi baterai tersebut dan memungkinkan untuk impor dari luar perusahaan.
Baca Juga: Volvo Uji Coba Pengisian Baterai Mobil Listrik dengan Teknologi Nirkabel
Meski biaya produksi LFP lebih murah 30 persen ketimbang baterai lithium dengan bahan dasar nikel, cobalt, dan mangan, tapi terdapat beberapa kelemahan. Baterai LFP memiiki kepadatan energi lebih rendah sehingga jarak tempuh mobil listrik yang memakainya juga lebih pendek.
Kendati begitu, kondisi tersebut masih memadai untuk kendaraan listrik yang ditujukan untuk medan perkotaan. Nissan pun saat ini sedang mengembangkan teknologi baterai terbaru di fasilitas riset dan pengembangannya di Jepang.
Laporan itu juga menyebutkan Nissan bisa membuat baterai LFP sendiri di pabrik Yokohama dibandingkan fasilitas produksi lainnya. Saat ini, Nissan tengah mencari mitra untuk mengembangkan teknologi baterai tersebut dan memungkinkan untuk impor dari luar perusahaan.
Baca Juga: Volvo Uji Coba Pengisian Baterai Mobil Listrik dengan Teknologi Nirkabel
Lihat Juga :