PLN Borong 10 Ribu Unit Mobil Listrik BYD, Habiskan Minimal Rp70 Miliar Per Bulan
Sabtu, 16 Maret 2024 - 13:10 WIB
“Untuk operasional kantor, sampai di kantor cabang nantinya. PLN punya 1.000 lebih kantor cabang, dan secara bertahap PLN ingin melakukan refresh produk yang ada saat ini dengan pakai mobil BYD,” ucapnya.
“PLN juga memiliki 10 subholding dan ini bagian dari yang di-provide untuk menggunakan mobil listrik,” sambungnya.
Meski tak disebut berapa nilai yang digelontorkan PLN untuk memboyong 10.000 unit mobil BYD, tapi diyakini angkanya fantastis.
Baca Juga: Mengenal Teknologi e-Platform 3.0 dan 8-in-1 Powertrain Milik BYD
Mengingat saat ini BYD Dolphin dijual Rp425 juta, Atto 3 Rp515 juta, dan Seal Rp719 juta. Jika PLN membeli BYD Dolphin termurah Rp425 juta, maka nilainya mencapai Rp4,25 triliun dalam 5 tahun.
Artinya, PLN akan menghabiskan Rp850 miliar per tahun atau Rp70 miliar per bulan. Perhitungan ini mengasumsikan bahwa semua mobil dibeli pada saat yang sama dan tidak ada perubahan hargaselama5tahun.
“PLN juga memiliki 10 subholding dan ini bagian dari yang di-provide untuk menggunakan mobil listrik,” sambungnya.
Meski tak disebut berapa nilai yang digelontorkan PLN untuk memboyong 10.000 unit mobil BYD, tapi diyakini angkanya fantastis.
Baca Juga: Mengenal Teknologi e-Platform 3.0 dan 8-in-1 Powertrain Milik BYD
Mengingat saat ini BYD Dolphin dijual Rp425 juta, Atto 3 Rp515 juta, dan Seal Rp719 juta. Jika PLN membeli BYD Dolphin termurah Rp425 juta, maka nilainya mencapai Rp4,25 triliun dalam 5 tahun.
Artinya, PLN akan menghabiskan Rp850 miliar per tahun atau Rp70 miliar per bulan. Perhitungan ini mengasumsikan bahwa semua mobil dibeli pada saat yang sama dan tidak ada perubahan hargaselama5tahun.
(dan)
Lihat Juga :