Tidak Jualan Mobil Hybrid, Nissan Rugi Besar di AS
Jum'at, 26 Juli 2024 - 22:18 WIB
Peningkatan inventaris di AS dan penjualan yang lebih lemah dari perkiraan memaksa Nissan mengeluarkan lebih banyak dana untuk insentif penjualan, kata Chief Executive Officer Makoto Uchida dalam briefing online pada hari Kamis.
Harga saham produsen mobil tersebut turun 11 persen setelah itu.
Kekhawatiran Nissan sebagian besar disebabkan oleh hambatan di pasar AS.
Peningkatan pengeluaran untuk insentif penjualan merugikan laba operasional kuartalan sebesar ¥110,4 miliar, lebih dari menghapuskan dorongan sebesar ¥23,7 miliar dari melemahnya yen.
Penjualan unit Nissan di AS turun tiga persen pada bulan April-Juni menjadi 230.000.
Sebaliknya, penjualan Toyota Motor naik sembilan persen menjadi 620.000 unit, dan Honda Motor naik tiga persen menjadi 350.000 unit, menurut peneliti MarkLines yang berbasis di Tokyo.
Harga saham produsen mobil tersebut turun 11 persen setelah itu.
Kekhawatiran Nissan sebagian besar disebabkan oleh hambatan di pasar AS.
Peningkatan pengeluaran untuk insentif penjualan merugikan laba operasional kuartalan sebesar ¥110,4 miliar, lebih dari menghapuskan dorongan sebesar ¥23,7 miliar dari melemahnya yen.
Penjualan unit Nissan di AS turun tiga persen pada bulan April-Juni menjadi 230.000.
Sebaliknya, penjualan Toyota Motor naik sembilan persen menjadi 620.000 unit, dan Honda Motor naik tiga persen menjadi 350.000 unit, menurut peneliti MarkLines yang berbasis di Tokyo.
Lihat Juga :