Pindad Terjunkan Rantis Maung MV3 Mobile Jammer di IKN

Minggu, 18 Agustus 2024 - 13:24 WIB
Mobil Maung MV3 Mobile Jammer diperkenalkan bersama senjata anti-drone buatan dalam negeri yang diberi nama SPS-1 (Senjata Pelumpuh Senyap seri 1). Ini diciptakan untuk menghalau drone atau pesawat tanpa awak yang akan melintas di kawasan IKN tanpa izin.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad Sigit P. Santosa menjelaskan keunggulan dan kontribusi produk inovasi dalam mendukung pertahanan negara. Terlebih, senjata tesebut dibuat di dalam negeri sebagai misi kemandirian alutsista.

"Produk ini merupakan yang pertama di dunia dalam mengintegrasikan senjata soft kill (anti drone) dan hard kill (senjata api), 100% hasil pengembangan dalam negeri yang mengoptimalkan TKDN. Dengan dukungan teknis dan kesiapan purnajual dalam negeri yang dimiliki, SPS-1 dan Maung MV3 Mobile Jammer mampu memperkuat pertahanan negara dari gangguan dan ancaman drone ilegal, juga sebagai upaya mewujudkan kemandirian alutsista," kata Sigit dalam keterangan resmi.

SPS-1 dioperasikan oleh 1 orang personil, andal untuk mobilitas tinggi karena melekat pada senjata, bertenaga baterai sehingga tidak tergantung kepada power system static. SPS-1 memiliki kemampuan menetralisir ancaman drone dengan 2 metode.

Metode pertama soft kill, yakni untuk menonaktifkan drone yang mengancam dengan menutup akses kendali pada jarak 500 m. Kedua hard kill yang bersifat destruktif atau menghancurkan drone pada jarak 150 m.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!