Honda dan Nissan Jadi Tumbal Pertama Keagresifan BYD
Minggu, 25 Agustus 2024 - 09:34 WIB
Sejak saat itu, perusahaan ini telah melampaui Nissan dan Suzuki Motor, dan mengalahkan Honda di setiap kuartal untuk pertama kalinya pada kuartal terakhir.
Satu-satunya produsen mobil Jepang yang tersisa dengan penjualan lebih besar dari BYD adalah Toyota, yang menduduki peringkat teratas global pada bulan April-Juni dengan 2,63 juta kendaraan.
Geely dan Chery Automobile dari China sama-sama masuk dalam 20 besar penjualan global untuk periode April-Juni.
Kendaraan listrik BYD yang terjangkau telah mendapatkan momentum di China, pasar mobil terbesar di dunia, mendorong lonjakan penjualan sebesar 35 persen tahun-ke-tahun pada bulan Juni di sana.
Di sisi lain, merek Jepang yang kekuatannya ada pada kendaraan berbahan bakar bensin justru tertinggal.
Penjualan Honda di China turun 40 persen pada bulan Juni, dan produsen mobil tersebut berencana mengurangi kapasitas produksinya di negara tersebut sekitar 30 persen.
Bahkan di Thailand, dimana perusahaan Jepang menguasai sekitar 80 persen pangsa pasar, Suzuki menghentikan produksi sementara Honda mengurangi separuh kapasitasnya.
Satu-satunya produsen mobil Jepang yang tersisa dengan penjualan lebih besar dari BYD adalah Toyota, yang menduduki peringkat teratas global pada bulan April-Juni dengan 2,63 juta kendaraan.
Geely dan Chery Automobile dari China sama-sama masuk dalam 20 besar penjualan global untuk periode April-Juni.
Kendaraan listrik BYD yang terjangkau telah mendapatkan momentum di China, pasar mobil terbesar di dunia, mendorong lonjakan penjualan sebesar 35 persen tahun-ke-tahun pada bulan Juni di sana.
Di sisi lain, merek Jepang yang kekuatannya ada pada kendaraan berbahan bakar bensin justru tertinggal.
Penjualan Honda di China turun 40 persen pada bulan Juni, dan produsen mobil tersebut berencana mengurangi kapasitas produksinya di negara tersebut sekitar 30 persen.
Bahkan di Thailand, dimana perusahaan Jepang menguasai sekitar 80 persen pangsa pasar, Suzuki menghentikan produksi sementara Honda mengurangi separuh kapasitasnya.
Lihat Juga :