Italia Ogah Buru-buru Beralih ke Mobil Listrik, Ini Alasannya
Kamis, 12 September 2024 - 17:22 WIB
Mobil listrik Ferrari buatan Italia. FOTO/ CARSCOOPS
MILAN - Italia meminta Uni Eropa untuk meninjau kembali larangan penjualan kendaraan ber-BBM pada tahun 2035.
BACA JUGA - Digempur Mobil Listrik China, Hyundai Tak Khawatir
Menteri Energi Italia Gillberto Pichetto Fratin telah meminta Uni Eropa untuk meninjau kembali larangan penjualan mesin pembakaran internal baru mulai tahun 2035.
“Larangan itu harus diubah,” kata Gilberto Pichetto Fratin di luar Forum Ambrosetti di Cernobbio, di Danau Como, Italia, pada hari Sabtu seperti dilansir dari FinancialPost
Pichetto Fratin menggambarkan keputusan UE sebagai sesuatu yang “tidak masuk akal” dan ditentukan oleh “visi ideologis” serta pendekatan yang dikendalikan negara dalam pengambilan kebijakan di dalam blok tersebut.
Rencana tersebut perlu diubah untuk mencerminkan realitas pasar yang berbeda di tengah perlambatan industri otomotif Eropa, tambahnya.
BACA JUGA - Digempur Mobil Listrik China, Hyundai Tak Khawatir
Menteri Energi Italia Gillberto Pichetto Fratin telah meminta Uni Eropa untuk meninjau kembali larangan penjualan mesin pembakaran internal baru mulai tahun 2035.
“Larangan itu harus diubah,” kata Gilberto Pichetto Fratin di luar Forum Ambrosetti di Cernobbio, di Danau Como, Italia, pada hari Sabtu seperti dilansir dari FinancialPost
Pichetto Fratin menggambarkan keputusan UE sebagai sesuatu yang “tidak masuk akal” dan ditentukan oleh “visi ideologis” serta pendekatan yang dikendalikan negara dalam pengambilan kebijakan di dalam blok tersebut.
Rencana tersebut perlu diubah untuk mencerminkan realitas pasar yang berbeda di tengah perlambatan industri otomotif Eropa, tambahnya.
Lihat Juga :