Subsidi Gagal? AISI Sebut Penjualan Motor Listrik di Indonesia Masih Jauh dari Harapan

Sabtu, 05 Oktober 2024 - 13:33 WIB
"Yang tidak kalah penting harga dan peace of mind. Penerimaan konsumen itu yang penting, kalau konsumen kebutuhannya tercukupi, konsumen akan segera beralih," ungkap Loman.

3. Keterbatasan Infrastruktur Pendukung

Ketersediaan stasiun pengisian daya umum (SPLU) yang masih terbatas juga menjadi kendala dalam adopsi motor listrik. Konsumen khawatir akan kesulitan mengisi daya motor listrik mereka saat berpergian jauh.

4. Kurangnya Kesadaran dan Edukasi

Masyarakat masih kurang mendapatkan informasi dan edukasi yang cukup tentang keunggulan dan manfaat motor listrik. Hal ini menyebabkan banyak konsumen yang masih ragu untuk beralih ke motor listrik.

Baca Juga: BYD Siapkan Motor Listrik, Begini Bocoran Bentuknya

5. Nilai Jual Kembali

Konsumen Indonesia juga mempertimbangkan nilai jual kembali saat membeli kendaraan. Saat ini, pasar motor listrik bekas masih belum berkembang dengan baik, sehingga konsumen khawatir akan kesulitan menjual kembali motor listrik mereka dikemudianhari.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!