Subaru Tutup Pabrik di Thailand, Strategi Baru atau Kalah Saing?
Sabtu, 04 Januari 2025 - 07:20 WIB
Baca Juga: BYD Ingin Secepatnya Bangun Pabrik di Indonesia
- Pangsa pasar mobil Jepang di Thailand turun dari 90% pada tahun 1970-an menjadi sekitar 75% saat ini.
- Penjualan mobil listrik di Thailand diproyeksikan mencapai 100.000 unit pada tahun 2025. (Kementrian Energi Thailand)
Namun, keputusan ini dapat menjadi indikasi bahwa Subaru sedang mengalami tekanan persaingan di pasar Asia Tenggara, termasukdiIndonesia.
Data dan Tren Penjualan Mobil di Thailand:
- Penjualan mobil di Thailand mencapai 849.388 unit pada tahun 2023. (Federasi Industri Thailand)- Pangsa pasar mobil Jepang di Thailand turun dari 90% pada tahun 1970-an menjadi sekitar 75% saat ini.
- Penjualan mobil listrik di Thailand diproyeksikan mencapai 100.000 unit pada tahun 2025. (Kementrian Energi Thailand)
Dampak bagi Indonesia
Penutupan pabrik Subaru di Thailand tidak berdampak langsung pada operasional Subaru di Indonesia. Subaru Indonesia masih mengimpor mobil secara utuh dari Jepang.Namun, keputusan ini dapat menjadi indikasi bahwa Subaru sedang mengalami tekanan persaingan di pasar Asia Tenggara, termasukdiIndonesia.
(dan)
Lihat Juga :