Mobil Terbang Bakal Jadi Transportasi Masa Depan
Kamis, 03 September 2020 - 10:14 WIB
Menilik sejarah, revolusi alat transportasi biasanya terjadi satu abad sekali. Tomohiro juga menilai 100 tahun sejak produksi masal Ford Motor Co. akan ada gebrakan baru. Kesimpulannya, dia memprediksi semua orang akan dapat terbang menuju tempat tujuan di kawasan domestik dalam hitungan menit pada 2050. Saat ini, penawaran global untuk mobil terbang mencapai 158 triliun Yen sampai 2040. (Baca juga: Pesta Gay di Kuningan Jakarta Digerebek, Puluhan Pria Diamankan Polisi)
“Pasar mobil terbang mungkin awalnya hanya akan dinilai sebagai moda transportasi tambahan, sama seperti helikopter,” ujar Rajeev Lalwani, pemerhati dari Morgan Stanley. “Mobil terbang lalu akan bertransformasi menjadi transportasi murah dan cepat untuk perjalanan jarak dekat atau menengah,” tambahnya.
Meski ada lebih dari 100 proyek mobil terbang di dunia, termasuk yang dikembangkan Boeing Co., Airbus SE, dan Uber Technologies Inc., mobil terbang buatan Sky Drive unik karena desainnya sangat kecil dan tampak lebih praktis. Mobil yang dilengkapi dua kursi dan sepasang propeller di empat sudut itu juga dapat menggunakan energi listrik.
Sebagian orang tetap skeptis dengan penggunaan mobil terbang sebagai alat transportasi. Meski demikian, pemerintah Jepang berjanji untuk membantu memasarkan mobil terbang buatan Jepang pada 2023. Pengembangan mobil terbang sendiri dimaksudkan untuk mengurai kemacetan dan menjangkau wilayah pedalaman yang sulit dijangkau kendaraan darat. (Baca juga: Pesawat Tempur Su-57 Akan Dapat 'Jubah Gaib')
Sky Drive telah melakukan riset sejak 2014 dan resmi berdiri pada 2018. SD-03 buatan mereka memiliki tinggi 1,5 meter, panjang 4 meter, dan lebar 3,5 meter. Mobil itu dapat terbang dengan kecepatan 100 kilometer per jam dan jarak tempuh hingga beberapa puluh kilometer. Proyek itu menarik lebih dari 100 sponsor, mulai dari NEC Corp., Panasonic Corp., hingga Yazaki Corp.
“Pasar mobil terbang mungkin awalnya hanya akan dinilai sebagai moda transportasi tambahan, sama seperti helikopter,” ujar Rajeev Lalwani, pemerhati dari Morgan Stanley. “Mobil terbang lalu akan bertransformasi menjadi transportasi murah dan cepat untuk perjalanan jarak dekat atau menengah,” tambahnya.
Meski ada lebih dari 100 proyek mobil terbang di dunia, termasuk yang dikembangkan Boeing Co., Airbus SE, dan Uber Technologies Inc., mobil terbang buatan Sky Drive unik karena desainnya sangat kecil dan tampak lebih praktis. Mobil yang dilengkapi dua kursi dan sepasang propeller di empat sudut itu juga dapat menggunakan energi listrik.
Sebagian orang tetap skeptis dengan penggunaan mobil terbang sebagai alat transportasi. Meski demikian, pemerintah Jepang berjanji untuk membantu memasarkan mobil terbang buatan Jepang pada 2023. Pengembangan mobil terbang sendiri dimaksudkan untuk mengurai kemacetan dan menjangkau wilayah pedalaman yang sulit dijangkau kendaraan darat. (Baca juga: Pesawat Tempur Su-57 Akan Dapat 'Jubah Gaib')
Sky Drive telah melakukan riset sejak 2014 dan resmi berdiri pada 2018. SD-03 buatan mereka memiliki tinggi 1,5 meter, panjang 4 meter, dan lebar 3,5 meter. Mobil itu dapat terbang dengan kecepatan 100 kilometer per jam dan jarak tempuh hingga beberapa puluh kilometer. Proyek itu menarik lebih dari 100 sponsor, mulai dari NEC Corp., Panasonic Corp., hingga Yazaki Corp.
Lihat Juga :