Insentif Turun, Toyota Kembali Kaji Peluang Avanza Hybrid?

Selasa, 25 Februari 2025 - 07:20 WIB
Regulasi insentif PPnBM untuk mobil hybrid mendorong Toyota untuk kembali mengkaji peluang menghadirkan Avanza Hybrid. Foto: TAM
JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah meresmikan regulasi baru terkait insentif untuk mobil hybrid dengan memberikan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 3 persen. Kebijakan ini mendorong Toyota untuk kembali mempertimbangkan peluang menghadirkan Avanza Hybrid di pasar Indonesia.

Tantangan dan Pertimbangan

Saat ini, insentif PPnBM hanya diberikan untuk mobil hybrid yang diproduksi secara lokal. Toyota sendiri telah memiliki dua model hybrid yang memenuhi syarat tersebut, yaitu Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid.



Adanya insentif ini juga mendorong produsen otomotif untuk menghadirkan mobil hybrid yang lebih terjangkau bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, dengan kisaran harga Rp200 juta hingga Rp300 juta

Peluang Avanza Hybrid

Menanggapi hal ini, Public Relations Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Philardi Ogi, menyatakan bahwa Toyota akan terus mengembangkan produk sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk kemungkinan untuk memproduksi Avanza Hybrid di masa mendatang.

"Kami masih kembangkan, maksudnya kami masih pelajari. Avanza itu sebetulnya produk yang muncul dari kebutuhan masyarakat," kata Ogi di IIMS 2025.

Avanza telah menjadi mobil favorit masyarakat Indonesia karena kapasitasnya yang besar dan fungsional. Oleh karena itu, Toyota terus melakukan studi untuk menentukan apakah Avanza perlu ditambahkan varian hybrid.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!