Hyundai Bangun Pabrik Baja Rp320 Triliun di Amerika Agar Tetap Cuan Jualan Mobil

Rabu, 26 Maret 2025 - 14:00 WIB
Chung mengatakan bahwa keputusan untuk membuka pabrik di wilayah Savannah, Georgia diinisiasi selama pihaknya bertemu dengan Presiden Trump di Seoul pada 2019. Proyek tersebut akhirnya berjalan bertepatan dengan awal masa jabatan kedua Presiden Trump.

Pabrik baja di AS ini dibangun untuk menurunkan biaya produksi mereka untuk mobil-mobil Hyundai di Amerika.

Trump telah memberlakukan tarif 25% pada impor baja dan aluminium, serta pungutan pada mobil dari Asia dan Eropa yang akan berlaku bulan depan. Tujuannya adalah untuk membangun lebih banyak mobil di Amerika Serikat.

Stellantis, yang membuat mobil di Amerika Utara dengan merek Jeep, Ram, Dodge, dan Chrysler, setuju untuk membuka kembali pabrik yang ditutup di Illinois sebagai bagian dari kesepakatan untuk mengakhiri pemogokan 2023 oleh United Auto Workers.

Mereka menunjuk rencana pembukaan kembali setelah Trump menjabat demi meyakinkan Presiden AS itu bahwa mereka akan meningkatkan produksi mobil Amerika. Tetapi pabrik itu tidak akan dibuka kembali hingga 2027.

Dan meskipun argumen Trump bahwa ancaman tarifnya diperlukan untuk "menyelamatkan" industri otomotif AS, pabrik-pabrik AS sudah memproduksi sebagian besar produksi otomotif Amerika Utara.

Menurut data dari S&P Global Mobility, ada 10,2 juta mobil yang dibangun di pabrik perakitan AS tahun lalu, dibandingkan dengan 4 juta di pabrik Meksiko dan 1,3 juta di Kanada. Ada sekitar 1 juta pekerja di pabrik Amerika yang memproduksi mobil, truk, dan suku cadang mobil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!