Goldman Sachs Prediksi Tarif Trump Akan Hancurkan Industri Otomotif AS
Jum'at, 11 April 2025 - 11:56 WIB
Pabrik mobil Ford di Amerika Serikat. FOTO/ DOK SindoNews
NEW YORK - Tarif otomotif yang telah diumumkan Donald Trump dapat berdampak buruk pada penjualan dan harga. Meskipun sebagian besar fokus awal tertuju pada peningkatan pendapatan ekonomi Amerika Serikat.
BACA JUGA - Gara-gara Tarif Impor AS, Harley Davidson Bisa seperti Suzuki
Menurut Reuters , Goldman Sachs menurunkan perkiraan penjualan otomotif tahunan mereka di AS dari 16,25 juta unit menjadi 15,40 juta.
Ini merupakan penurunan sebanyak 850.000 kendaraan dan perusahaan tersebut memperkirakan waktu yang lebih buruk pada tahun 2026. Perkiraan tersebut dipangkas 1,1 juta unit menjadi 15,25 juta, yang lebih rendah dari angka yang mereka harapkan tahun ini.
Tarif impor otomotif Trump sebesar 25% sudah diketahui luas, tetapi itu bukan satu-satunya hal yang dapat membebani penjualan.
Justru sebaliknya karena tarif baja dan aluminium masih berlaku, dan tarif pada suku cadang otomotif tertentu dapat mulai berlaku pada bulan Mei ini.
BACA JUGA - Gara-gara Tarif Impor AS, Harley Davidson Bisa seperti Suzuki
Menurut Reuters , Goldman Sachs menurunkan perkiraan penjualan otomotif tahunan mereka di AS dari 16,25 juta unit menjadi 15,40 juta.
Ini merupakan penurunan sebanyak 850.000 kendaraan dan perusahaan tersebut memperkirakan waktu yang lebih buruk pada tahun 2026. Perkiraan tersebut dipangkas 1,1 juta unit menjadi 15,25 juta, yang lebih rendah dari angka yang mereka harapkan tahun ini.
Tarif impor otomotif Trump sebesar 25% sudah diketahui luas, tetapi itu bukan satu-satunya hal yang dapat membebani penjualan.
Justru sebaliknya karena tarif baja dan aluminium masih berlaku, dan tarif pada suku cadang otomotif tertentu dapat mulai berlaku pada bulan Mei ini.
Lihat Juga :