Hyundai Siap Bangun Stasiun Pengisian Hidrogen dari Sampah di Indonesia
Sabtu, 19 April 2025 - 08:48 WIB
- Penyediaan lahan stasiun pengisian.
- Produksi dan distribusi hidrogen.
- Pemanfaatan kendaraan berbasis hidrogen.
Untuk mewujudkan produksi hidrogen dari biogas, Hyundai juga menjalin kerja sama dengan Sejin G&E. Perusahaan ini akan bertugas mengekstraksi biogas dari TPA Sarimukti, yang kemudian akan diproses menjadi hidrogen rendah karbon menggunakan methane reformer milik Hyundai Rotem.
Hyundai memiliki pengalaman sukses dalam menerapkan model Waste-to-Hydrogen (W2H) di Korea Selatan. Kini, mereka siap mengadaptasi model ini di Indonesia.
Hyundai Motor Group juga telah bekerja sama dengan pemerintah kota Chungju dan Paju di Korsel untuk mengembangkan bisnis hidrogen daur ulang. Pengalaman ini memberikan keyakinan bahwa Indonesia dapat mengikuti jejak yang sama.
- Produksi dan distribusi hidrogen.
- Pemanfaatan kendaraan berbasis hidrogen.
Untuk mewujudkan produksi hidrogen dari biogas, Hyundai juga menjalin kerja sama dengan Sejin G&E. Perusahaan ini akan bertugas mengekstraksi biogas dari TPA Sarimukti, yang kemudian akan diproses menjadi hidrogen rendah karbon menggunakan methane reformer milik Hyundai Rotem.
Hyundai memiliki pengalaman sukses dalam menerapkan model Waste-to-Hydrogen (W2H) di Korea Selatan. Kini, mereka siap mengadaptasi model ini di Indonesia.
Hyundai Motor Group juga telah bekerja sama dengan pemerintah kota Chungju dan Paju di Korsel untuk mengembangkan bisnis hidrogen daur ulang. Pengalaman ini memberikan keyakinan bahwa Indonesia dapat mengikuti jejak yang sama.
Sinyal Kuat: Mobil Hidrogen Hyundai Siap Mengaspal di Indonesia!
Langkah agresif Hyundai dalam membangun stasiun pengisian hidrogen menjadi sinyal kuat bahwa mereka serius untuk memasukkan model mobil hidrogen ke pasar Indonesia. Hyundai Nexo, yang telah debut secara global pada 2018, menjadi kandidat kuat untuk memimpin era baru mobilitas ramah lingkungan di Tanah Air.Lihat Juga :