Industri Kendaraan Listrik Nasional Menggeliat: Kemenperin Catat 79 Pabrik dengan Investasi Rp5,6 Triliun
Rabu, 07 Mei 2025 - 09:37 WIB
Kemenperin mencatat pertumbuhan investasi di 79 pabrik mobil listrik di Indonesia. Foto: Sindonews/Danang Arradian
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan perkembangan signifikan dalam ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 79 pabrik kendaraan listrik telah beroperasi di Tanah Air, menandakan geliat industri yang semakin menjanjikan.
Total investasi yang mengalir ke sektor ini mencapai angka yang cukup fantastis, yakni Rp5,6 triliun. Rinciannya, dari 79 pabrik tersebut, 63 di antaranya merupakan fasilitas produksi motor listrik, sembilan pabrik fokus pada perakitan mobil listrik, dan tujuh pabrik lainnya memproduksi bus listrik.
“Untuk itu kita sama-sama harus memastikan, produk-produk otomotif kita punya daya saing lebih tinggi, sehingga akan memperkuat pasar kita di internasional melalui kualitas produk dan strategi yang tepat," ujar Menperin Agus Gumiwang di Jakarta, Selasa (6/5/2025), menekankan pentingnya kualitas dan strategi untuk bersaing di kancah global.
Implementasi kendaraan listrik di Indonesia juga mulai terlihat dalam sektor transportasi umum. Bus listrik kini menjadi bagian dari armada TransJakarta di perkotaan.
Sementara itu, PO Sumber Alam mencatatkan diri sebagai operator bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) pertama yang mengadopsi bus listrik untuk melayani rute jarak jauh.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 79 pabrik kendaraan listrik telah beroperasi di Tanah Air, menandakan geliat industri yang semakin menjanjikan.
Total investasi yang mengalir ke sektor ini mencapai angka yang cukup fantastis, yakni Rp5,6 triliun. Rinciannya, dari 79 pabrik tersebut, 63 di antaranya merupakan fasilitas produksi motor listrik, sembilan pabrik fokus pada perakitan mobil listrik, dan tujuh pabrik lainnya memproduksi bus listrik.
“Untuk itu kita sama-sama harus memastikan, produk-produk otomotif kita punya daya saing lebih tinggi, sehingga akan memperkuat pasar kita di internasional melalui kualitas produk dan strategi yang tepat," ujar Menperin Agus Gumiwang di Jakarta, Selasa (6/5/2025), menekankan pentingnya kualitas dan strategi untuk bersaing di kancah global.
Implementasi kendaraan listrik di Indonesia juga mulai terlihat dalam sektor transportasi umum. Bus listrik kini menjadi bagian dari armada TransJakarta di perkotaan.
Sementara itu, PO Sumber Alam mencatatkan diri sebagai operator bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) pertama yang mengadopsi bus listrik untuk melayani rute jarak jauh.
Lihat Juga :