Bos Volkswagen Sebut China Belum Banyak Pengalaman di Industri Otomotif
Jum'at, 09 Mei 2025 - 07:24 WIB
Sebagai catatan, harga mobil China yang ditawarkan di Eropa dua kali lebih mahal daripada di China.
“Produsen mobil China bukanlah ancaman bagi perusahaan Eropa. Selama satu dekade terakhir, mereka telah belajar cara membuat mobil, tetapi kami memiliki pengetahuan tentang mobil, tingkat kualitas, dan warisan merek,” katanya.
“Melihat biaya sebagai masalah bagi portofolio listrik VW, kami perlu bekerja keras untuk mengurangi biaya, tetapi kami yakin biaya tersebut dapat dikurangi dengan cepat,” lanjutnya.
Menurut Blume, hingga perusahaan dapat mengurangi biaya dan menyelesaikan pengembangan portofolio elektrifikasinya, Volkswagen kini mengandalkan model kendaraan bermesin pembakaran internal (ICEV) untuk membiayai transisi tersebut.
Tidak seperti Nio atau BYD, produsen mobil Jerman tersebut dapat mengandalkan uang dari segmen ICEV untuk meningkatkan mobilitas listriknya, tetapi merek EV murni tidak memiliki opsi itu, mereka harus mencari pembiayaan.
Selain itu, Volkswagen juga telah menjalin kemitraan dengan produsen baterai Tiongkok Gotion, yang akan dapat mencakup lebih dari 80 persen portofolio VW pada tahun 2030.
“Produsen mobil China bukanlah ancaman bagi perusahaan Eropa. Selama satu dekade terakhir, mereka telah belajar cara membuat mobil, tetapi kami memiliki pengetahuan tentang mobil, tingkat kualitas, dan warisan merek,” katanya.
“Melihat biaya sebagai masalah bagi portofolio listrik VW, kami perlu bekerja keras untuk mengurangi biaya, tetapi kami yakin biaya tersebut dapat dikurangi dengan cepat,” lanjutnya.
Menurut Blume, hingga perusahaan dapat mengurangi biaya dan menyelesaikan pengembangan portofolio elektrifikasinya, Volkswagen kini mengandalkan model kendaraan bermesin pembakaran internal (ICEV) untuk membiayai transisi tersebut.
Tidak seperti Nio atau BYD, produsen mobil Jerman tersebut dapat mengandalkan uang dari segmen ICEV untuk meningkatkan mobilitas listriknya, tetapi merek EV murni tidak memiliki opsi itu, mereka harus mencari pembiayaan.
Selain itu, Volkswagen juga telah menjalin kemitraan dengan produsen baterai Tiongkok Gotion, yang akan dapat mencakup lebih dari 80 persen portofolio VW pada tahun 2030.
Lihat Juga :