Suzuki Gelontorkan Dana Triliunan Agar Fronx Bisa Diproduksi di Cikarang
Jum'at, 30 Mei 2025 - 10:30 WIB
Proses di balik layar untuk menghadirkan Suzuki Fronx ke pasar Indonesia ternyata memakan waktu yang tidak sebentar. Minoru Amano, President Director PT SIS dan PT SIM, telah mengatakan bahwa pengembangan Suzuki Fronx di Indonesia membutuhkan waktu selama 3 tahun!
Sepanjang waktu itu digunakan untuk riset mendalam demi menyesuaikan mobil ini dengan kebutuhan spesifik konsumen Indonesia.
“Untuk bisa memproduksi Fronx secara lokal, kita membutuhkan persiapan waktu itu 3 tahun. Sejak 3 tahun lalu, bersama lebih dari 200 mitra lokal yang berperan penting untuk membangun Fronx ini, kita sudah mempersiapkannya dan dengan bangga ini kita bisa tunjukkan kepada harapan-harapan ini," tutur Minoru Amano.
Investasi tambahan pun dibutuhkan untuk memastikan seluruh operasional pengembangan Fronx bisa berjalan lancar, mengingat beberapa komponen yang digunakan pada SUV kompak tersebut berbeda dengan model lainnya.
Proses perakitan Suzuki Fronx di pabrik Cikarang sendiri adalah sebuah orkestrasi teknologi yang presisi. Dimulai dari tahap pressing untuk komponen bodi, di mana lembaran baja atau besi diubah bentuknya. Kemudian, melewati proses welding atau penyatuan komponen hingga menjadi rangka bodi monokok yang kokoh.
Sepanjang waktu itu digunakan untuk riset mendalam demi menyesuaikan mobil ini dengan kebutuhan spesifik konsumen Indonesia.
“Untuk bisa memproduksi Fronx secara lokal, kita membutuhkan persiapan waktu itu 3 tahun. Sejak 3 tahun lalu, bersama lebih dari 200 mitra lokal yang berperan penting untuk membangun Fronx ini, kita sudah mempersiapkannya dan dengan bangga ini kita bisa tunjukkan kepada harapan-harapan ini," tutur Minoru Amano.
Investasi tambahan pun dibutuhkan untuk memastikan seluruh operasional pengembangan Fronx bisa berjalan lancar, mengingat beberapa komponen yang digunakan pada SUV kompak tersebut berbeda dengan model lainnya.
Proses perakitan Suzuki Fronx di pabrik Cikarang sendiri adalah sebuah orkestrasi teknologi yang presisi. Dimulai dari tahap pressing untuk komponen bodi, di mana lembaran baja atau besi diubah bentuknya. Kemudian, melewati proses welding atau penyatuan komponen hingga menjadi rangka bodi monokok yang kokoh.
Lihat Juga :