Begini Cara Seva Menurunkan Keterlambatan Bayar Kredit hingga 24 Persen

Kamis, 05 Juni 2025 - 13:41 WIB
Ekonomi yang naik turun dan keteledoran pengaturan keuangan membuat tingkat gagal bayar tinggi. Foto: Seva
JAKARTA - Platform pencarian mobil milik PT Astra Internasional, Seva, punya resep ampuh untuk mengatasi gagal bayar (galbay) dan kredit macet. Yakni, mengombinasikan analisis data tajam dengan sentuhan human-centric.

Bukti nyata 'ramuan ajaib' tersebut terpampang nyata di ajang Marketeers OMNI Brands of the Year 2025. Seva berhasil memboyong tiga penghargaan sekaligus: kategori Omnichannel Marketing Program, Performance Marketing, dan Data-Driven Marketing Campaign.



Data internal Honest Card (yang bermitra dengan Seva) mengungkap fakta memilukan: pengguna usia 21–30 tahun memiliki risiko gagal bayar (galbay) yang paling tinggi dibanding kelompok usia lainnya.

Tingkat keterlambatan pembayaran cenderung menurun seiring bertambahnya usia. Ini bukan semata soal umur, melainkan tentang kesiapan dan pemahaman terhadap cara kerja produk kredit.

Temuan ini dengan tegas menggarisbawahi pentingnya literasi dan kontrol keuangan sejak dini, terutama bagi para pengguna pemula yang baru memasuki dunia kredit.

“Kami percaya dengan mengoptimalkan digitalisasi dan teknologi yang didukung oleh kekuatan analisis data serta pendekatan yang human-centric menjadi kunci dalam membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen,” beber David Thamrin, Chief Executive Officer (CEO) Seva.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!