Maxfort Luncurkan Kendaraan Taktis Modular: Buatan Lokal, Siap Tembus Pasar Global
Jum'at, 13 Juni 2025 - 10:55 WIB
“Kami memahami tantangan tersebut dan Maxfort TAC-ROV hadir sebagai jawaban," ujar Marwin Wong, CEO Maxfort. "Kami melihat kekosongan produk lokal yang modular dan dapat disesuaikan misi. Kebutuhan akan kendaraan misi ringan yang cepat tanggap tanpa SIM khusus untuk operasi perkotaan, perbatasan hingga bencana alam meningkat," tambahnya.
Keberanian Maxfort untuk mengisi kekosongan ini didasari oleh semangat kemandirian. "Maxfort TAC-ROV dikembangkan dengan semangat kemandirian industri yang dibuktikan dengan 98% komponen dirancang dan diproduksi di Indonesia, penggunaan material lokal terbaik termasuk aluminium anti-karat, serta proses desain hingga produksi yang melibatkan tim R&D internal yang kuat," tambah Marwin.
Dari Dalam Negeri, Dilirik Panggung Dunia
Keunggulan TAC-ROV rupanya tidak hanya menarik perhatian di dalam negeri. Meskipun baru diluncurkan, kendaraan yang dikembangkan selama 18 bulan ini sudah mulai dilirik oleh pasar internasional.
"Kami menerima permintaan informasi dan ketertarikan awal dari distributor di kawasan Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, dan Jepang, serta Australia," ungkap Marwin. "Dan baru saja terjadi perbincangan untuk masuk ke pasar Amerika Serikat, khusus di sektor private military contractor (PMC) dan humanitarian logistics yang membutuhkan kendaraan modular siap pakai untuk kondisi ekstrem."
Keberanian Maxfort untuk mengisi kekosongan ini didasari oleh semangat kemandirian. "Maxfort TAC-ROV dikembangkan dengan semangat kemandirian industri yang dibuktikan dengan 98% komponen dirancang dan diproduksi di Indonesia, penggunaan material lokal terbaik termasuk aluminium anti-karat, serta proses desain hingga produksi yang melibatkan tim R&D internal yang kuat," tambah Marwin.
Dari Dalam Negeri, Dilirik Panggung Dunia
Keunggulan TAC-ROV rupanya tidak hanya menarik perhatian di dalam negeri. Meskipun baru diluncurkan, kendaraan yang dikembangkan selama 18 bulan ini sudah mulai dilirik oleh pasar internasional."Kami menerima permintaan informasi dan ketertarikan awal dari distributor di kawasan Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, dan Jepang, serta Australia," ungkap Marwin. "Dan baru saja terjadi perbincangan untuk masuk ke pasar Amerika Serikat, khusus di sektor private military contractor (PMC) dan humanitarian logistics yang membutuhkan kendaraan modular siap pakai untuk kondisi ekstrem."
Lihat Juga :