Huawei Siap Produksi Baterai Mobil Listrik Supercepat dengan Jangkauan 3.000 Km
Jum'at, 20 Juni 2025 - 08:41 WIB
Pengajuan tersebut juga merinci pendekatan baru untuk meningkatkan stabilitas elektrokimia: mendoping elektrolit sulfida dengan nitrogen untuk mengatasi reaksi samping pada antarmuka litium, hambatan lama terhadap komersialisasi baterai berbasis sulfida.
Desain Huawei bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan siklus hidup dengan mengurangi degradasi pada persimpangan kritis ini.
Keterlibatan Huawei dalam penelitian baterai solid-state mencerminkan tren yang lebih luas di antara perusahaan teknologi dan otomotif China.
Meskipun Huawei tidak memproduksi baterai listrik, perusahaan tersebut telah menunjukkan minat yang meningkat pada bahan baterai hulu.
Sebelumnya pada tahun 2025, perusahaan tersebut mengajukan paten terpisah tentang sintesis elektrolit sulfida — bahan utama yang dikenal karena konduktivitasnya yang tinggi tetapi juga harganya mahal, terkadang melebihi harga emas.
Desain Huawei bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan siklus hidup dengan mengurangi degradasi pada persimpangan kritis ini.
Keterlibatan Huawei dalam penelitian baterai solid-state mencerminkan tren yang lebih luas di antara perusahaan teknologi dan otomotif China.
Meskipun Huawei tidak memproduksi baterai listrik, perusahaan tersebut telah menunjukkan minat yang meningkat pada bahan baterai hulu.
Sebelumnya pada tahun 2025, perusahaan tersebut mengajukan paten terpisah tentang sintesis elektrolit sulfida — bahan utama yang dikenal karena konduktivitasnya yang tinggi tetapi juga harganya mahal, terkadang melebihi harga emas.
Lihat Juga :