Dosa Truk ODOL: Saat Ribuan Nyawa Melayang, Produsen Hanya bisa Beri Himbauan

Senin, 07 Juli 2025 - 09:30 WIB
Jasa Raharja mencatat bahwa kendaraan ODOL menjadi penyebab kecelakaan nomor dua, dengan korban meninggal dunia mencapai 6.390 jiwa pada tahun 2024.

Enam ribu lebih nyawa melayang dalam setahun. Angka ini bukan sekadar statistik. Ini adalah tragedi nasional yang terus berulang, yang sebagian besar dipicu oleh truk-truk yang dipaksa membawa beban melebihi takdirnya, demi mengejar keuntungan.

Janji Lama yang Terlupakan

Pemerintah kini tak lagi main-main. Dengan mengacu pada Undang-Undang No. 22/2009, penindakan tegas akan dilakukan tanpa perlu aturan baru. Ini adalah sebuah pengingat keras akan komitmen Zero ODOL yang sebenarnya telah disepakati bersama oleh seluruh pemangku kepentingan sejak tahun 2017—delapan tahun yang lalu.

Delapan tahun janji yang seolah terlupakan, delapan tahun di mana "monster-monster" ODOL terus melenggang bebas di jalanan, meninggalkan jejak kerusakan dan duka.

Pada akhirnya, ini adalah sebuah lingkaran setan yang kompleks. Pengusaha mengejar profit, sopir berada di bawah tekanan, dan produsen, meskipun secara hukum berada di posisi aman, secara moral dipertanyakanperannya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!