Harga Jual Kembali Mobil Listrik Bakal Anjlok? Bos BYD Patahkan Mitos dengan Data Mengejutkan
Sabtu, 02 Agustus 2025 - 10:19 WIB
"Kami percaya dalam waktu dekat banyak partner lokal akan terlibat dalam industri (kendaraan bekas) ini. Value itu sendiri selalu berhubungan dengan volume dan permintaan," kata Eagle di arena GIIAS 2025.
Dalam bahasa sederhana, ketika pasar mobil listrik masih kecil, menjual mobil bekasnya akan sulit. Namun, ketika pasar sudah besar dan ramai, akan terbentuk ekosistem jual-beli yang sehat, di mana permintaan dan penawaran bertemu secara alami, sehingga harga pun menjadi lebih solid.
"Tiga tahun lalu, dengan (penjualan) mobil listrik yang 2 persen itu sangat sedikit. Tapi bulan lalu (pangsa pasar mobil listrik) sudah jadi 17 persen," ujarnya.
Lompatan dari 2% ke 17% dalam waktu singkat ini adalah bukti nyata bahwa fondasi pasar mobil listrik di Indonesia sedang dibangun dengan sangat cepat. "Kami percaya value mobil bekas akan menjadi semakin solid," tegas Eagle.
Dalam bahasa sederhana, ketika pasar mobil listrik masih kecil, menjual mobil bekasnya akan sulit. Namun, ketika pasar sudah besar dan ramai, akan terbentuk ekosistem jual-beli yang sehat, di mana permintaan dan penawaran bertemu secara alami, sehingga harga pun menjadi lebih solid.
Ledakan Pasar Sebagai Bukti Nyata
Dan pasar mobil listrik Indonesia, menurut Eagle, sedang mengalami ledakan. Ia membeberkan data yang sangat signifikan untuk mendukung optimismenya."Tiga tahun lalu, dengan (penjualan) mobil listrik yang 2 persen itu sangat sedikit. Tapi bulan lalu (pangsa pasar mobil listrik) sudah jadi 17 persen," ujarnya.
Lompatan dari 2% ke 17% dalam waktu singkat ini adalah bukti nyata bahwa fondasi pasar mobil listrik di Indonesia sedang dibangun dengan sangat cepat. "Kami percaya value mobil bekas akan menjadi semakin solid," tegas Eagle.
Lihat Juga :