Kisah Dua Wajah di GIIAS 2025: Mobil Niaga DFSK Jadi Tulang Punggung, Seres Perang Harga di Segmen EV Murah

Rabu, 06 Agustus 2025 - 14:24 WIB

Takhta yang Rapuh dan Pertanyaan Kritis

Namun, di balik optimisme tersebut, ada sebuah pertanyaan kritis. Menyandang gelar 'termurah' adalah sebuah takhta yang sangat rapuh. Dalam perang harga, selalu ada kemungkinan pesaing baru datang dengan harga yang lebih rendah lagi.

Apakah strategi bersaing hanya dengan harga ini akan berkelanjutan dalam jangka panjang?

Saat konsumen semakin cerdas, pertanyaan akan beralih dari "siapa paling murah?" menjadi "siapa yang memberikan nilai terbaik?", yang mencakup kualitas baterai, fitur, dan yang terpenting, layanan purna jual.

Kisah 565 SPK dari PT Sokonindo Automobile di GIIAS 2025 adalah cerminan dari strategi dua kaki mereka. Satu kaki berpijak kokoh di pasar niaga yang menguntungkan, sementara kaki lainnya mencoba menari lincah di tengah badai perang harga mobil listrik penumpang.

Keberhasilan mereka ke depan akan sangat bergantung pada kemampuan mereka untuk tidak hanya menawarkan harga murah, tetapi juga membangun kepercayaan dan membuktikan bahwa produk mereka memiliki kualitasyangsepadan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!