Kisah Dua Wajah di GIIAS 2025: Mobil Niaga DFSK Jadi Tulang Punggung, Seres Perang Harga di Segmen EV Murah
Rabu, 06 Agustus 2025 - 14:24 WIB
Varian Blind Van untuk angkutan barang laku keras sebanyak 150 unit, sementara versi Mini Bus untuk penumpang terjual 80 unit. Ini adalah bukti nyata bahwa DFSK berhasil menguasai segmen niaga yang praktis dan efisien.
Daya tarik utamanya? Banderol harga mulai Rp189 juta, yang menjadikannya pemegang takhta sementara sebagai mobil listrik termurah yang dijual resmi di Indonesia saat ini.
Harganya bahkan lebih murah Rp 6 juta dari pesaing terdekatnya yang baru diperkenalkan. Sementara itu, SUV listrik mereka yang lebih elegan, Seres 3, juga mencatatkan penjualan positif sebanyak 120 unit.
"Kami bangga dan berterima kasih atas sambutan luar biasa ini. Angka penjualan ini adalah bukti kepercayaan konsumen," ujar Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile, dalam keterangan resminya.
Pertarungan di Takhta 'Mobil Listrik Termurah'
Di sisi lain, Seres bertarung di arena yang berbeda: segmen mobil listrik penumpang yang super kompetitif. Di sini, senjata utama mereka adalah harga. Seres E1, yang menjadi pesaing langsung Wuling Air ev dan BYD Atto 1 (nama tentatif), berhasil terjual sebanyak 105 unit.Daya tarik utamanya? Banderol harga mulai Rp189 juta, yang menjadikannya pemegang takhta sementara sebagai mobil listrik termurah yang dijual resmi di Indonesia saat ini.
Harganya bahkan lebih murah Rp 6 juta dari pesaing terdekatnya yang baru diperkenalkan. Sementara itu, SUV listrik mereka yang lebih elegan, Seres 3, juga mencatatkan penjualan positif sebanyak 120 unit.
"Kami bangga dan berterima kasih atas sambutan luar biasa ini. Angka penjualan ini adalah bukti kepercayaan konsumen," ujar Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile, dalam keterangan resminya.
Lihat Juga :