Dari Tiongkok ke Indonesia, Jejak Roda Listrik Yadea Mengukir Masa Depan

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 18:45 WIB
Di balik setiap motor Yadea, ada Sistem Perpanjangan Jangkauan TTFAR. Teknologi ini bukan sekadar gimmick. Diuji coba di laboratorium seluas 6.600 meter persegi dengan 51 sub-laboratorium, TTFAR mampu mengubah energi kinetik saat kendaraan meluncur, menurun, dan mengerem, menjadi energi listrik yang disimpan di baterai. Hasilnya, masa pakai baterai meningkat hingga tiga kali lipat.

Dibuat untuk Indonesia: Tahan Hujan dan Karat

Yadea tahu betul pasar Indonesia berbeda. Iklim tropis yang panas dan sering hujan menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, mereka tak hanya sekadar menjual, tapi melokalisasi produknya.

Empat model terbaru yakni Velax, RS20, Vekoo, dan Mia dirancang khusus agar lebih tahan air, anti-karat, dan tahan sinar matahari. Komponen vital seperti lampu, sakelar, dan rangkaian kabel sudah memiliki rating IPX7, artinya tahan rendaman air. Rangka, dudukan, dan garpu depan telah melalui uji anti-karat, serta menggunakan material baja karbon yang kokoh dan telah diuji getaran hingga 300.000 siklus.

Komitmen lokalisasi ini tak main-main. Yadea menargetkan lebih dari 80% produknya akan dilokalisasi dalam tiga tahun ke depan. Ini termasuk R&D lokal dan pasokan komponen inti seperti baterai, motor, rangka, hingga jok, demi memenuhi peraturan dan kebutuhan pasar Indonesia.

Jaminan Layanan di Atas Standar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!