Ironi Otomotif RI: Showroom Mobil Baru Menangis, Pasar Mobil Bekas Justru Pesta Pora Tembus 1,9 Juta Unit

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 13:00 WIB

Di Tengah Krisis, Ada yang Panen Raya

Di saat industri pembiayaan secara umum mengalami penurunan 5-10%, para pemain cerdas di pasar mobil bekas justru sedang panen raya. Focus Motor, misalnya, terus mencatatkan pertumbuhan penjualan setiap bulannya.

"Kalau di Focus Motor kita selalu growth (tumbuh). Karena kita itu ada target dan lainnya," ujar Azka.

Kepercayaan diri ini dibuktikan dengan langkah ekspansi agresif mereka, membuka showroom keempat di Gading Serpong dengan target penjualan total menembus 700 unit per bulan hingga akhir tahun.

Cerminan Ekonomi yang Sesungguhnya

Tentu saja, ledakan pasar mobil bekas adalah sebuah alarm. Ini menunjukkan bahwa ada gap atau jurang yang semakin besar antara harga produk baru dengan kemampuan riil masyarakat.

Industri otomotif tidak bisa terus-menerus menaikkan harga dan berharap pasar akan mengikuti. Konsumen kini jauh lebih cerdas dan pragmatis. Mereka memilih nilai terbaik untuk uang mereka, dan saat ini, nilai itu ada di pasar mobil bekas.

Pada akhirnya, pesta pora di pasar mobil bekas adalah kisah tentang resiliensi dan adaptasi. Ini adalah bukti bahwa hasrat mobilitas masyarakat Indonesia tak pernah padam.

Namun, juga kritik tajam bagi para pemangku kebijakan dan industri mobil baru: sudah saatnya mereka mendengarkan denyut nadi pasar yang sesungguhnya, sebelum mereka benar-benar ditinggalkan oleh para konsumen yang telah menemukan "rumah"barumereka.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!