Gaikindo Sebut Harga Mobil China Masuk Akal di Tengah Jeritan Industri Lokal

Rabu, 03 September 2025 - 14:29 WIB
Pernyataan ini sontak memicu pertanyaan besar. Apakah sesederhana itu? Apakah Gaikindo benar-benar telah melakukan audit mendalam terhadap struktur biaya para pemain baru ini, atau mereka sekadar menerima justifikasi harga yang disodorkan?

Saat didesak lebih jauh, Kukuh menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan.

“Kita lakukan, kita cek. Dan memang masuk akal, bukan sesuatu yang kemudian apakah dumping, apakah subsidi. Terbantah ya (predatory pricing),” ujarnya.

Namun, pembelaan ini terasa hampa bagi para pemain lama dan industri komponen yang kini sedang menjerit.

Contoh paling anyar yang mengguncang pasar adalah peluncuran BYD Atto 1 dengan harga mulai dari Rp195 juta. Harga ini adalah sebuah "bom" yang meledak tepat di jantung segmen LCGC (Low Cost Green Car), pasar gemuk yang selama ini menjadi lumbung uang bagi merek-merek Jepang yang telah berkomitmen pada produksi dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi.

Bagaimana bisa sebuah mobil listrik impor (meski dengan insentif) harganya bisa bersaing langsung dengan mobil bensin rakitan lokal?

Inilah pertanyaan yang belum bisa dijawab secara memuaskan oleh pembelaan "masuk akal" dari Gaikindo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!