Ketika Fitur Keselamatan Justru Membahayakan: Kisah Horor di Balik Recall 6.314 Unit VinFast VF8

Rabu, 10 September 2025 - 13:05 WIB
Setelah melakukan investigasi, VinFast akhirnya mengakui adanya kekurangan. Masalah ini bersumber dari pengaturan "rasio torsi" yang tidak konsisten pada sistem ADAS-nya.

Dalam bahasa lebih sederhana, komputer mobil salah perhitungan dan memerintahkan kemudi untuk berbelok dengan kekuatan yang berlebihan.

Untuk mengatasi "pemberontakan" sistem ini, VinFast akan meluncurkan pembaruan perangkat lunak secara gratis. Pembaruan ini dirancang untuk memperhalus koreksi kemudi dan, yang terpenting, mempermudah pengemudi untuk mengambil alih kembali kendali dari sistem otomatis.

Pemberitahuan resmi kepada para pemilik akan mulai dikirimkan pada 24 Oktober mendatang, sementara proses penarikan kembali akan dimulai tiga hari sebelumnya.

Kasus VinFast VF8 ini menjadi pengingat yang gamblang di era mobil pintar. Di tengah perlombaan menyematkan teknologi semi-otonom, ada garis tipis antara bantuan dan intervensi yang berbahaya.

Insiden ini menggarisbawahi bahwa kepercayaan antara pengemudi dan teknologi yang mereka andalkan sangatlah rapuh, dan kendali tertinggi harus selalu berada ditanganmanusia.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!