Insentif Mobil Listrik Impor Disetop, AION Sebut Ini Berita Baik Bagi Investor Serius

Sabtu, 20 September 2025 - 16:41 WIB
AION mengaku tetap pede dengan insentif yang distop pemerintah karena sudah merakit mobil di Indonesia. Foto: AION Indonesia
BANDUNG - Era "bulan madu" bagi mobil listrik impor (CBU) di Indonesia akan segera berakhir. Pemerintah secara tegas telah memutuskan tidak melanjutkan karpet merah berupa insentif pembebasan bea masuk dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang akan berhenti total pada 31 Desember 2025.

Keputusan ini menjadi titik balik yang dramatis, memaksa para raksasa baru seperti BYD, Xpeng, VinFast, Geely, dan Citroen untuk segera beralih dari sekadar menjual produk impor menjadi produsen lokal.



Batas waktunya jelas: mulai 1 Januari 2026, mereka wajib memproduksi unit di dalam negeri sesuai jumlah yang telah mereka impor.

Di tengah kabar yang bisa menjadi mimpi buruk bagi sebagian merek, GAC AION justru menyambutnya dengan senyum lebar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!