Honda Culture Vol. 2: Strategi Jaga Loyalitas di Tengah Persaingan, 37 Komunitas Turun Gunung di CIBIS Park!
Sabtu, 15 November 2025 - 22:03 WIB
Ini membuktikan bahwa antusiasme komunitas dapat dikonversi langsung menjadi penjualan. Seperti yang diungkapkan Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM (saat acara 2024), acara ini menjadi ajang bagi calon konsumen untuk merasakan kepercayaan.
"Acara ini juga menjadi ajang bagi calon konsumen untuk merasakan kepercayaan dan kecintaan dari komunitas terhadap produk-produk Honda," kata Yusak Billy.
Namun, "perang" sesungguhnya ada di masa depan, yakni elektrifikasi. Di sinilah Honda Culture harus berevolusi.
Gelaran Vol. 2 sudah mencoba mengenalkan produk elektrifikasi. Di Relax Zone, ada Honda Step WGN dan di area test drive ada HR-V e:HEV. Namun, posisinya belum menjadi bintang utama.
Bintangnya masih para "legenda" bermesin bensin.
Selanjutnya, di Honda Culture tahun depan, Honda tidak boleh lagi hanya defensif (menjaga loyalis) tapi juga harus ofensif (merebut konsumen baru).
Salah satunya caranya, dengan berfokus pada kendaraan-kendaraan hybrid atau elektrifikasi mereka yang ternyata juga "keren" dan tetap memiliki DNA balap serta joy of driving.
Sehingga, para komunitas, Honda loyalis, dan para antusias merek H tegak merasa ingin terus memiliki serta menunggu-nunggu model-model Honda terbaru serta tidak ingin beralih ke lain merek.
Honda Culture adalah fondasi yang sangat kuat. Dengan mengintegrasikan visi masa depan (elektrifikasi) ke dalam perayaan akar rumput (komunitas dan modifikasi), Honda tidak hanya akan mempertahankan loyalisnya, tetapi juga membuktikan bahwa DNA balap mereka siap menyambuterabaru.
"Acara ini juga menjadi ajang bagi calon konsumen untuk merasakan kepercayaan dan kecintaan dari komunitas terhadap produk-produk Honda," kata Yusak Billy.
Menjembatani Masa Depan
Namun, "perang" sesungguhnya ada di masa depan, yakni elektrifikasi. Di sinilah Honda Culture harus berevolusi.
Gelaran Vol. 2 sudah mencoba mengenalkan produk elektrifikasi. Di Relax Zone, ada Honda Step WGN dan di area test drive ada HR-V e:HEV. Namun, posisinya belum menjadi bintang utama.
Bintangnya masih para "legenda" bermesin bensin.
Selanjutnya, di Honda Culture tahun depan, Honda tidak boleh lagi hanya defensif (menjaga loyalis) tapi juga harus ofensif (merebut konsumen baru).
Salah satunya caranya, dengan berfokus pada kendaraan-kendaraan hybrid atau elektrifikasi mereka yang ternyata juga "keren" dan tetap memiliki DNA balap serta joy of driving.
Sehingga, para komunitas, Honda loyalis, dan para antusias merek H tegak merasa ingin terus memiliki serta menunggu-nunggu model-model Honda terbaru serta tidak ingin beralih ke lain merek.
Honda Culture adalah fondasi yang sangat kuat. Dengan mengintegrasikan visi masa depan (elektrifikasi) ke dalam perayaan akar rumput (komunitas dan modifikasi), Honda tidak hanya akan mempertahankan loyalisnya, tetapi juga membuktikan bahwa DNA balap mereka siap menyambuterabaru.
(dan)
Lihat Juga :