170 Seniman dan 50 Modifikator Mempertegas Peran Krusial IP
Minggu, 07 Desember 2025 - 01:59 WIB
“Kita mau mendorong melampaui normalitas (beyond normality) karena Indonesia punya potensi menjadi pemenang dalam segala custom. Kita punya segalanya, dari mulai budaya, keunikan, hingga keahlian sumber daya manusianya,” ujar Irene Umar, saat berbicara di MaxDecal Art Party 2025.
Ia melihat potensi luar biasa dari sinergi dua sektor besar ini. "Sektor otomotif sangat bersentuhan dengan EKRAF. Kita harus mendorong brand-brand otomotif di Indonesia menampilkan karya seni dari para kreator lokal di pameran-pameran besar,” tambahnya. Seperti kolaborasi sebelumnya MaxDecal dengan Yamaha yang menampilkan karya IP lokal.
Irene Umar berharap para kreator pemilik IP lokal dapat lebih masif dalam mengajak brand-brand otomotif untuk berkolaborasi.
“Bayangkan, Indonesia adalah pasar sepeda motor paling besar di dunia. Kita harus mendorong kolaborasi ini karena konsumen sepeda motor sekarang ingin tampil unik, tidak mau yang biasa-biasa saja, seperti melalui stiker-stiker karya para kreator lokal,” katanya.
Menurutnya, penggabungan dua sektor — otomotif dan seni — yang sama-sama besar, akan menghasilkan dampak yang luar biasa. "Semua harus mendukung, ini yang Bapak Presiden katakan: kita tidak boleh lagi ego sektor."
Mengenai kolaborasi EKRAF dengan MaxDecal, Irene Umar menekankan pentingnya melihat visi the man behind the scene, siapa pendirinya. "Sebelum melihat MaxDecal, saya melihat di belakangnya dulu siapa. Karena IP-nya sebagus apa atau brand-nya sebesar apa pun, semua tergantung manusia penggerak di belakangnya," jelasnya.
Ia melihat potensi luar biasa dari sinergi dua sektor besar ini. "Sektor otomotif sangat bersentuhan dengan EKRAF. Kita harus mendorong brand-brand otomotif di Indonesia menampilkan karya seni dari para kreator lokal di pameran-pameran besar,” tambahnya. Seperti kolaborasi sebelumnya MaxDecal dengan Yamaha yang menampilkan karya IP lokal.
Irene Umar berharap para kreator pemilik IP lokal dapat lebih masif dalam mengajak brand-brand otomotif untuk berkolaborasi.
“Bayangkan, Indonesia adalah pasar sepeda motor paling besar di dunia. Kita harus mendorong kolaborasi ini karena konsumen sepeda motor sekarang ingin tampil unik, tidak mau yang biasa-biasa saja, seperti melalui stiker-stiker karya para kreator lokal,” katanya.
Menurutnya, penggabungan dua sektor — otomotif dan seni — yang sama-sama besar, akan menghasilkan dampak yang luar biasa. "Semua harus mendukung, ini yang Bapak Presiden katakan: kita tidak boleh lagi ego sektor."
Mengenai kolaborasi EKRAF dengan MaxDecal, Irene Umar menekankan pentingnya melihat visi the man behind the scene, siapa pendirinya. "Sebelum melihat MaxDecal, saya melihat di belakangnya dulu siapa. Karena IP-nya sebagus apa atau brand-nya sebesar apa pun, semua tergantung manusia penggerak di belakangnya," jelasnya.
(wbs)
Lihat Juga :