Jegal Mobil Listrik China, Eropa Longgarkan Aturan Emisi Kendaraan
Senin, 15 Desember 2025 - 11:42 WIB
Menurut kesepakatan tersebut, mulai tahun 2035, produsen kendaraan hanya perlu mencapai pengurangan emisi CO₂ sebesar 90 persen dari seluruh armada mereka, bukan 100 persen seperti yang direncanakan sebelumnya.
Faktanya, target 100 persen tidak akan diberlakukan pada tahun 2040, sehingga menunjukkan bahwa larangan teknologi pada mesin pembakaran internal tidak lagi ada dalam agenda Uni Eropa.
Dalam pernyataan kepada Automobilwoche, perwakilan Manfred Weber mengkonfirmasi kesepakatan antara Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen dan pimpinan EPP, partai terbesar dan paling berpengaruh di Parlemen Eropa.
Pengumuman resmi dari Komisi Uni Eropa diharapkan paling cepat pada hari Selasa, 16 Desember.
Sebelumnya, peraturan asli menetapkan bahwa semua mobil baru yang dijual di 27 negara anggota Uni Eropa harus sepenuhnya bebas CO₂ mulai pertengahan dekade berikutnya.
Namun, dengan target baru yang lebih fleksibel, para produsen kini memiliki ruang untuk mempertahankan teknologi yang ada.
Faktanya, target 100 persen tidak akan diberlakukan pada tahun 2040, sehingga menunjukkan bahwa larangan teknologi pada mesin pembakaran internal tidak lagi ada dalam agenda Uni Eropa.
Dalam pernyataan kepada Automobilwoche, perwakilan Manfred Weber mengkonfirmasi kesepakatan antara Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen dan pimpinan EPP, partai terbesar dan paling berpengaruh di Parlemen Eropa.
Pengumuman resmi dari Komisi Uni Eropa diharapkan paling cepat pada hari Selasa, 16 Desember.
Sebelumnya, peraturan asli menetapkan bahwa semua mobil baru yang dijual di 27 negara anggota Uni Eropa harus sepenuhnya bebas CO₂ mulai pertengahan dekade berikutnya.
Namun, dengan target baru yang lebih fleksibel, para produsen kini memiliki ruang untuk mempertahankan teknologi yang ada.
Lihat Juga :