Seni Menjinakkan Mobil Hybrid di Libur Natal dan Tahun Baru: Haramnya Gigi Netral hingga Trik Ban Hemat BBM

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:30 WIB

1. Pantangan Gigi Netral di Turunan

Ini adalah kesalahan paling fatal. Banyak pengemudi menggeser tuas ke posisi Netral (N) dengan harapan irit BBM. Pada mobil hybrid, ini justru "haram". Posisi netral mematikan sistem pengereman regeneratif, sehingga baterai tidak terisi ulang saat mobil melambat. Biarkan mobil melaju dengan gigi masuk agar energi kinetik terpanen kembali menjadi listrik.

2. Suhu Adalah “Koentji”

Sistem pendinginan pada mobil hybrid lebih kompleks karena melayani mesin dan baterai. Hankook menyarankan penggantian cairan pendingin setiap 40.000 km. Pastikan suhu mesin terjaga di angka 80-100 derajat Celcius. Jangan lupa memeriksa konektor kabel inverter dari karat yang bisa menghambat efisiensi daya.

3. Manajemen Kecepatan dan Mode EV

Gunakan fitur cruise control di jalan tol untuk menjaga kestabilan, namun hindari saat hujan lebat atau jalanan curam. Bagi pengguna PHEV, aktifkan EV Mode saat macet di dalam kota atau kecepatan rendah. Syaratnya, pastikan kapasitas baterai minimal berada di level 40 persen agar sistem bekerja optimal.

4. Ban: Penentu 23 Persen Efisiensi

Sering diabaikan, padahal ban menyumbang hingga 23 persen dari total konsumsi bahan bakar lewat hambatan gulir (rolling resistance). Ban dengan tekanan kurang akan memperberat kerja motor listrik dan menguras baterai lebih cepat.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!