Mobil Listrik Diprediksi Tembus 20% di 2026: VinFast VF3 Made in Subang Siap Banjiri Jalanan, MPV Listrik Menyusul

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:59 WIB

Strategi Hulu-Hilir: Pabrik Subang dan Dominasi VF3

Manifestasi dari ambisi tersebut adalah pengoperasian fasilitas manufaktur di Subang yang memiliki kapasitas produksi terpasang mencapai 50.000 unit per tahun. VinFast tidak langsung memproduksi semua model, melainkan memilih "ujung tombak" yang paling tajam untuk menembus pasar massal: VinFast VF3.

Keputusan ini didasarkan pada data penjualan riil. Model mungil VF3 terbukti menjadi primadona dengan kontribusi masif, mencakup 70 persen dari total penjualan VinFast. "Alasannya tentu karena potensi pasarnya besar. 70 persen penjualan VinFast dari VF3 yang bervolume besar," beber Kerry.

Setelah VF3 menguasai jalanan, peta jalan produksi Subang akan berlanjut ke segmen kendaraan keluarga dengan memproduksi MPV listrik VinFast Limo Green. Secara bertahap, model-model lain seperti VF5, VF6, hingga VF7 juga masuk dalam antrean produksi lokal di masa depan.

Sepanjang 2025 sendiri, VinFast mencatatkan angka penjualan sebanyak 3.200 unit, sebuah fondasi awal yang akan mereka eskalasi lewat produksi lokal.

Pembeda di Tengah Kompetisi: Ekosistem, Bukan Sekadar Produk

Memasuki 2026, Kerry menegaskan bahwa pertarungan tidak lagi hanya berkutat pada produk dan perang harga (pricing). Kunci kemenangan terletak pada pembentukan ekosistem yang komprehensif. VinFast menyadari bahwa menjual mobil listrik berarti menjual kenyamanan dan ketenangan pikiran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!