Manufaktur Mandiri dan Agresi CSH: Peta Jalan Chery Kuasai Pasar Otomotif RI

Jum'at, 30 Januari 2026 - 18:41 WIB
Chery juga melakukan strategi penetapan harga (pricing strategy). Untuk model Tiggo 8 Cross CSH, akan ada penyesuaian harga di awal 2026 menjadi Rp329 juta, naik sedikit dari harga sebelumnya Rp319 juta.

Sementara itu, model baru C5 CSH yang akan mengisi celah di atasnya dipastikan akan dibanderol lebih tinggi.

Ketika disinggung apakah harganya akan menembus angka psikologis Rp400 juta, pihak Chery memberikan sinyal diplomatis namun terbuka terhadap masukan pasar.

"Dicatat dan di-consider," ujar Budi merespons harapan media agar harga tetap kompetitif bagi kaum "mending-mending".

Model baru C5 CSH ini nantinya akan menggantikan varian AWD (seperti pada Omoda 5 GT) yang sudah dihentikan produksinya (discontinued), menjadikan C5 sebagai satu-satunya model yang memiliki opsi tiga powertrain: ICE, CSH, dan EV.

Optimisme di Tengah Pasar yang Menantang

Meskipun pasar otomotif nasional diprediksi masih menantang (challenging) tahun ini, Chery tetap optimistis.

Keyakinan ini didasarkan pada rasio kepemilikan mobil di Indonesia yang masih rendah dibandingkan negara Asia lainnya, yang berarti ruang pertumbuhan masih sangat luas.

Selain itu, fenomena loyalitas merek atau "Chery Family"—di mana satu keluarga bisa memiliki berbagai model Chery mulai dari Omoda hingga Tiggo—menjadi modal sosial yang kuat bagi pabrikan ini untuk terus berekspansi.

Dengan total lima merek yang akan bermain di bawah naungan grup pada tahun ini (Chery, Omoda & Jaecoo, iCar, dan Lepas), serta dukungan pabrik mandiri yang akan segera dibangun, Chery tampaknya tidak hanya sekadar ingin berjualan, tetapi berambisi menjadi penguasa baru di industri otomotif nasional.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!