Keawetan Baterai VinFast Limo Green Diperlihatkan di IIMS 2026
Senin, 09 Februari 2026 - 19:17 WIB
Di balik arsitektur listriknya, Limo Green memiliki motor 201 hp dengan torsi 280 Nm, hampir dua kali lipat MPV bermesin bensin sekelasnya. Bahkan dengan tujuh penumpang dan barang bawaan penuh, akselerasinya tetap mantap, halus, dan senyap; tanpa jeda atau hentakan mekanis, hanya dorongan tenaga yang linear dan stabil.
Tenaga yang dihasilkan bukan sekadar angka, melainkan manfaat nyata. Kondisi geografis Indonesia, dari tanjakan padat di perkotaan hingga jalur antarkota, menuntut kendaraan yang tangguh dan responsif. Torsi listrik instan memastikan stabilitas dan daya respons tetap terjaga, bahkan saat kendaraan membawa muatan penuh.
Di segmen ini, tenaga saja tidak cukup untuk membangun loyalitas. Desain dan arsitektur kabin justru menjadi penentu. Dengan wheelbase sepanjang 2.840 mm, Limo Green melampaui standar MPV kompak. Dimensi yang lebih panjang ini menghasilkan ruang kabin lebih lega, terutama di baris ketiga, bagian yang selama ini kerap menjadi titik lemah konfigurasi tujuh penumpang.
Reviewer otomotif Vietnam, Nguyen Truong Thanh dari GearupVN, menilai wheelbase yang lebih panjang memberikan kenyamanan nyata bagi penumpang dewasa di baris terakhir, menghilangkan kesan sempit yang selama ini identik dengan segmen ini.
Secara operasional, kendaraan ini menawarkan jarak tempuh hingga 450 kilometer dalam sekali pengisian daya. Kemampuan pengisian cepat memungkinkan baterai terisi dari 10 persen hingga 70 persen dalam waktu sekitar 30 menit, sebuah spesifikasi yang dirancang untuk menjaga tingkat utilisasi tinggi, baik untuk kebutuhan mobilitas keluarga maupun operasional komersial.
Dengan begitu, nilai yang ditawarkan jelas: performa yang biasanya hanya ditemukan di segmen lebih tinggi, ruang kabin yang jarang ditemui di kelasnya, serta struktur biaya operasional yang menantang status quo.
Jika kendaraan listrik memiliki satu keunggulan yang benar-benar menentukan dibandingkan mesin pembakaran internal, maka keunggulan tersebut bukanlah soal estetika, melainkan ekonomi.
“Hampir seluruh keunggulan kendaraan listrik dibandingkan mobil berbahan bakar bensin terletak pada biaya operasional,” ujar seorang pakar industri otomotif Vietnam.
Tenaga yang dihasilkan bukan sekadar angka, melainkan manfaat nyata. Kondisi geografis Indonesia, dari tanjakan padat di perkotaan hingga jalur antarkota, menuntut kendaraan yang tangguh dan responsif. Torsi listrik instan memastikan stabilitas dan daya respons tetap terjaga, bahkan saat kendaraan membawa muatan penuh.
Di segmen ini, tenaga saja tidak cukup untuk membangun loyalitas. Desain dan arsitektur kabin justru menjadi penentu. Dengan wheelbase sepanjang 2.840 mm, Limo Green melampaui standar MPV kompak. Dimensi yang lebih panjang ini menghasilkan ruang kabin lebih lega, terutama di baris ketiga, bagian yang selama ini kerap menjadi titik lemah konfigurasi tujuh penumpang.
Reviewer otomotif Vietnam, Nguyen Truong Thanh dari GearupVN, menilai wheelbase yang lebih panjang memberikan kenyamanan nyata bagi penumpang dewasa di baris terakhir, menghilangkan kesan sempit yang selama ini identik dengan segmen ini.
Secara operasional, kendaraan ini menawarkan jarak tempuh hingga 450 kilometer dalam sekali pengisian daya. Kemampuan pengisian cepat memungkinkan baterai terisi dari 10 persen hingga 70 persen dalam waktu sekitar 30 menit, sebuah spesifikasi yang dirancang untuk menjaga tingkat utilisasi tinggi, baik untuk kebutuhan mobilitas keluarga maupun operasional komersial.
Dengan begitu, nilai yang ditawarkan jelas: performa yang biasanya hanya ditemukan di segmen lebih tinggi, ruang kabin yang jarang ditemui di kelasnya, serta struktur biaya operasional yang menantang status quo.
Jika kendaraan listrik memiliki satu keunggulan yang benar-benar menentukan dibandingkan mesin pembakaran internal, maka keunggulan tersebut bukanlah soal estetika, melainkan ekonomi.
“Hampir seluruh keunggulan kendaraan listrik dibandingkan mobil berbahan bakar bensin terletak pada biaya operasional,” ujar seorang pakar industri otomotif Vietnam.
Lihat Juga :