Gangfeng Pemasok Power Hyundai Produksi Baterai 650 Wh/kg

Jum'at, 20 Februari 2026 - 13:01 WIB
Paket baterai semacam itu saat ini digunakan di segmen non-otomotif. Namun, ada kemungkinan teknologi tersebut akan diadopsi oleh kendaraan listrik baterai (BEV) di masa mendatang.

Gangfeng Lithium berhasil meningkatkan kepadatan baterai dengan menggunakan material elektroda positif dan negatif berkinerja lebih tinggi.

Para pejabat perusahaan menjelaskan bahwa anoda logam litium dengan potensial rendah dan kapasitas tinggi sangat penting untuk menciptakan baterai dengan kepadatan tinggi.

Saat ini, baterai lithium telah menjadi standar industri di seluruh dunia. Namun, baterai ini memiliki beberapa kekurangan. Dendrit lithium mudah terbentuk dalam paket baterai tersebut, yang menyebabkan korsleting.

Masa pakai baterai lithium relatif singkat. Namun, Gangfeng Lithium dilaporkan telah memecahkan masalah ini dengan menggunakan logam lithium paduan untuk meningkatkan stabilitas elektrokimia.

Teknologi paduan multi-elemen ini memungkinkan Gangfeng Lithium untuk menekan pertumbuhan dendrit litium. Pada saat yang sama, perusahaan mencapai kerapatan arus kritis sebesar 50 mA/cm² dan kapasitas areal sebesar 1 mAh/cm².
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!