Kapan Unit BYD Made In Indonesia Mulai Mengaspal?
Kamis, 12 Maret 2026 - 12:32 WIB
Langkah kehati-hatian BYD melakukan penyelarasan produksi (production alignment) di kuartal pertama ini sangat logis jika melihat tren pasar 2026.
Konsumen otomotif Indonesia semakin kritis; mereka menginginkan harga yang lebih kompetitif lewat skema perakitan lokal, namun menolak kompromi pada kualitas.
Bagi BYD, mempertahankan standar global bukan perkara sepele. Pabrik perakitan di Indonesia dituntut mampu mereplikasi presisi dan kualitas manufaktur layaknya fasilitas raksasa mereka di Zhengzhou, China, yang bahkan didukung oleh sirkuit All-Terrain terintegrasi untuk pengujian ketat setiap unit yang keluar dari jalur produksi.
Kualitas utuh inilah yang coba dipastikan oleh Eagle sebelum pabrik di Subang beroperasi penuh.
“Setiap model yang kami produksi kami pastikan harus sesuai standar global,” papar Eagle.
Secara bisnis, merakit mobil secara lokal adalah harga mati bagi merek asing di Indonesia tahun ini.
Konsumen otomotif Indonesia semakin kritis; mereka menginginkan harga yang lebih kompetitif lewat skema perakitan lokal, namun menolak kompromi pada kualitas.
Bagi BYD, mempertahankan standar global bukan perkara sepele. Pabrik perakitan di Indonesia dituntut mampu mereplikasi presisi dan kualitas manufaktur layaknya fasilitas raksasa mereka di Zhengzhou, China, yang bahkan didukung oleh sirkuit All-Terrain terintegrasi untuk pengujian ketat setiap unit yang keluar dari jalur produksi.
Kualitas utuh inilah yang coba dipastikan oleh Eagle sebelum pabrik di Subang beroperasi penuh.
“Setiap model yang kami produksi kami pastikan harus sesuai standar global,” papar Eagle.
Secara bisnis, merakit mobil secara lokal adalah harga mati bagi merek asing di Indonesia tahun ini.
Lihat Juga :