10 Orang Tewas, NHTSA Selidiki Airbag Buatan China

Minggu, 05 April 2026 - 20:13 WIB
Namun, badan tersebut mengakui bahwa mereka belum dapat menentukan berapa banyak unit inflator berisiko ini yang sudah ada di jalan raya AS karena diyakini dibawa masuk oleh pihak yang tidak dikenal dan mungkin melalui saluran tidak resmi.

Hal ini membuat skala sebenarnya dari masalah tersebut masih belum pasti.

Larangan total mungkin akan dipertimbangkan

NHTSA menginformasikan bahwa investigasi masih berlangsung dan lembaga tersebut juga mempertimbangkan kemungkinan untuk melarang penggunaan inflator airbag DTN sepenuhnya jika bukti yang cukup diperoleh.

Bahkan, pengguna yang mencurigai kendaraan mereka menggunakan inflator airbag diminta untuk segera melaporkannya kepada pihak berwenang yang relevan.

Pelajaran besar bagi pemilik mobil bekas

Kasus ini sebenarnya membawa peringatan besar, tidak hanya bagi konsumen di Amerika Serikat, tetapi juga bagi pemilik kendaraan di negara lain termasuk Malaysia.

Di pasar suku cadang otomotif saat ini, penggunaan komponen "pengganti" murah yang tidak diketahui asalnya dapat menjadi bom waktu, terutama jika menyangkut sistem keselamatan seperti airbag.

Jika menyangkut airbag, ini bukanlah aksesori kosmetik atau komponen biasa. Ini adalah sistem keselamatan penting yang seharusnya menyelamatkan nyawa, bukan menyebabkan kematian.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!