Pembatasan BBM Jadi Momentum UNTD Bidik Lonjakan Permintaan Motor Listrik

Selasa, 07 April 2026 - 16:10 WIB
UNTD menyiapkan total investasi sekitar Rp 400 miliar yang dialokasikan untuk pembelian lahan dan fasilitas pabrik sebesar Rp 250 miliar serta pengembangan pabrik sebesar Rp 150 miliar. Pendanaan ekspansi ini akan berasal dari pihak ketiga, baik melalui perbankan maupun investor strategis.

Saat ini, kapasitas produksi UNTD berada di angka 50.000 unit per bulan untuk sepeda dan sepeda listrik, dengan komposisi 40.000 unit sepeda dan 10.000 unit sepeda listrik. Sementara itu, kapasitas produksi motor listrik mencapai 5.000 unit per bulan.

Seiring dengan rencana ekspansi, Perseroan menargetkan lonjakan kapasitas produksi yang signifikan. Kapasitas sepeda akan tetap di angka 40.000 unit per bulan, sementara sepeda listrik ditingkatkan hingga 40.000 unit per bulan dan motor listrik melonjak menjadi 20.000 unit per bulan.

,“Kami memproyeksikan kuartal kedua 2026 akan menjadi titik awal peningkatan demand yang lebih signifikan. Oleh karena itu, ekspansi ini bukan hanya soal peningkatan kapasitas, tetapi juga strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi UNTD di industri kendaraan listrik nasional. Dukungan dari perbankan dan investor menjadi fondasi penting dalam merealisasikan rencana ini.” tegas Direktur UNTD, Andrew Mulyadi, menambahkan

Dengan strategi ekspansi yang terukur dan momentum pasar yang semakin kuat, UNTD optimistis dapat mempercepat pertumbuhan bisnis sekaligus mendorong adopsi kendaraan listrik yang lebih luas di Indonesia
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!