Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Rabu, 08 April 2026 - 08:32 WIB
Kombinasi tersebut menyemburkan daya terukur (rated) 3800 W dan tenaga puncak (peak) yang beringas hingga 7000 W.
Torsi raksasanya sanggup mendorong motor pada kecepatan maksimum 80 km/jam secara stabil, baik di aspal maupun tanah.
Secara postur, JVX GT didesain jangkung nan proporsional dengan dimensi panjang 2080 milimeter (mm), lebar 860 mm, dan tinggi 1150 mm. Syarat utama motor petualang dipenuhi lewat jarak pijak tanah (ground clearance) setinggi 320 mm, menjamin keamanan maksimal saat melibas batu dan rintangan alam.
Hebatnya, berat kosong motor ini tergolong ringan, hanya 110 kilogram (kg), dengan penanganan (handling) lincah namun tangguh memikul kapasitas angkut hingga 200 kg.
Kestabilan manuvernya dikawal oleh suspensi belakang adjustable (dapat disesuaikan) serta pengereman rem cakram hidrolik Double Disc Brake dengan fitur CBS yang sangat responsif. Kakinya berdiri kokoh di atas ban bertipe Dual Purpose, berukuran 19 inci di lingkar depan dan 18 inci di lingkar belakang.
Untuk menopang mobilitas jauh, JVX GT menggendong baterai terintegrasi yang mudah diakses berkapasitas 72v 31Ah (kompatibel untuk dua baterai). Daya ini ideal untuk jarak tempuh 70 km.
Kekhawatiran soal daya pun sirna lewat teknologi pengisian daya cepat (fast charging) yang mampu mengisi dari tingkat 30% hingga 80% hanya dalam waktu 1 jam. Segala informasi vital, mulai dari kecepatan, mode berkendara, hingga kapasitas baterai, tersaji modern pada panel instrumen digitalnya.
Emmo JVH Max
Berbanding terbalik, jika armada hanya digunakan membelah belantara beton perkotaan, ketangguhan off-road di atas akan menjadi sebuah inefisiensi yang mubazir. Di sinilah ada Emmo JVH Max.
Skuter listrik beraura elegan ini justru dibanderol lebih terjangkau, yakni Rp 48.800.000. Meski selisih harganya menyentuh angka Rp8 juta lebih murah, performa JVH Max lebih agresif di atas aspal mulus.
Torsi raksasanya sanggup mendorong motor pada kecepatan maksimum 80 km/jam secara stabil, baik di aspal maupun tanah.
Secara postur, JVX GT didesain jangkung nan proporsional dengan dimensi panjang 2080 milimeter (mm), lebar 860 mm, dan tinggi 1150 mm. Syarat utama motor petualang dipenuhi lewat jarak pijak tanah (ground clearance) setinggi 320 mm, menjamin keamanan maksimal saat melibas batu dan rintangan alam.
Hebatnya, berat kosong motor ini tergolong ringan, hanya 110 kilogram (kg), dengan penanganan (handling) lincah namun tangguh memikul kapasitas angkut hingga 200 kg.
Kestabilan manuvernya dikawal oleh suspensi belakang adjustable (dapat disesuaikan) serta pengereman rem cakram hidrolik Double Disc Brake dengan fitur CBS yang sangat responsif. Kakinya berdiri kokoh di atas ban bertipe Dual Purpose, berukuran 19 inci di lingkar depan dan 18 inci di lingkar belakang.
Untuk menopang mobilitas jauh, JVX GT menggendong baterai terintegrasi yang mudah diakses berkapasitas 72v 31Ah (kompatibel untuk dua baterai). Daya ini ideal untuk jarak tempuh 70 km.
Kekhawatiran soal daya pun sirna lewat teknologi pengisian daya cepat (fast charging) yang mampu mengisi dari tingkat 30% hingga 80% hanya dalam waktu 1 jam. Segala informasi vital, mulai dari kecepatan, mode berkendara, hingga kapasitas baterai, tersaji modern pada panel instrumen digitalnya.
Emmo JVH Max
Berbanding terbalik, jika armada hanya digunakan membelah belantara beton perkotaan, ketangguhan off-road di atas akan menjadi sebuah inefisiensi yang mubazir. Di sinilah ada Emmo JVH Max.Skuter listrik beraura elegan ini justru dibanderol lebih terjangkau, yakni Rp 48.800.000. Meski selisih harganya menyentuh angka Rp8 juta lebih murah, performa JVH Max lebih agresif di atas aspal mulus.
Lihat Juga :