Tesla Kembali Rebut Posisinya sebagai Mobil Listrik Nomor 1

Kamis, 16 April 2026 - 07:05 WIB
Tahun lalu, pemerintah Tiongkok menerapkan program tukar tambah, mensubsidi hingga 12% dari harga mobil baru, terlepas dari harga jualnya.

Tesla kembali menjadi produsen mobil listrik terbesar di dunia dengan peningkatan pengiriman kendaraan pada kuartal pertama, sementara pesaing utamanya, BYD dari Tiongkok, mencatat penurunan.

Selain itu, pembeli kendaraan listrik di Tiongkok kini harus membayar pajak sebesar 5%, padahal sebelumnya mereka sepenuhnya dibebaskan. Dengan kata lain, pembeli menerima insentif yang lebih sedikit tetapi membayar pajak yang lebih tinggi.

Faktor-faktor ini telah berdampak pada penjualan kendaraan listrik di Tiongkok secara umum dan BYD secara khusus.

Situasi Tesla serupa. Di pasar AS, kredit pajak federal sebesar $7.500 untuk kendaraan listrik baru dibatalkan pada tahun 2025, memaksa semua produsen mobil, bukan hanya Tesla, untuk menyesuaikan strategi mereka. Selain itu, produsen mobil Amerika ini saat ini terutama mengandalkan dua model utama dalam jajaran produknya, Model 3 dan Model Y, sementara BYD menawarkan jajaran produk yang jauh lebih beragam
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!