Formula E Kenalkan Mesin Generasi Baru Gen4
Rabu, 22 April 2026 - 20:42 WIB
Secara teknis, mesin ini akan digunakan selama empat musim mulai 2026/27, menggantikan era Gen3 Evo yang akan berakhir di London pada Agustus ini.
Produsen besar diberi peran besar dalam pembangunan
CEO Formula E, Jeff Dodds, menggambarkan Gen4 sebagai lompatan besar dalam dunia motorsport listrik. Menurutnya, tingkat performa yang dipamerkan sebelumnya dianggap mustahil untuk kendaraan listrik sekitar lima tahun lalu.
Pengembangan Gen4 kini diserahkan kepada pabrikan besar seperti Porsche, Jaguar, Stellantis, Nissan, Lola Cars, dan Mahindra untuk terus mendorong batas performa sebelum debut balapan resminya.
Dari segi dimensi, Gen4 lebih besar dan berat dibandingkan Gen3, dengan bobot meningkat dari 863 kg menjadi 950 kg.
Kokpitnya juga didesain lebih lebar sehingga memungkinkan penggunaan power steering dan memberikan ruang tangan yang lebih nyaman bagi pengemudi.
Produsen besar diberi peran besar dalam pembangunan
CEO Formula E, Jeff Dodds, menggambarkan Gen4 sebagai lompatan besar dalam dunia motorsport listrik. Menurutnya, tingkat performa yang dipamerkan sebelumnya dianggap mustahil untuk kendaraan listrik sekitar lima tahun lalu.
Pengembangan Gen4 kini diserahkan kepada pabrikan besar seperti Porsche, Jaguar, Stellantis, Nissan, Lola Cars, dan Mahindra untuk terus mendorong batas performa sebelum debut balapan resminya.
Dari segi dimensi, Gen4 lebih besar dan berat dibandingkan Gen3, dengan bobot meningkat dari 863 kg menjadi 950 kg.
Kokpitnya juga didesain lebih lebar sehingga memungkinkan penggunaan power steering dan memberikan ruang tangan yang lebih nyaman bagi pengemudi.
Lihat Juga :