Amerika Temukan Cadangan yang Cukup untuk Memberi Daya 130 Juta Mobil Listrik

Sabtu, 02 Mei 2026 - 13:00 WIB
Direktur USGS, Ned Mamula, menyatakan, "Penelitian ini menunjukkan bahwa Appalachia mengandung cukup lithium untuk membantu memenuhi kebutuhan nasional yang terus tumbuh, sebuah kontribusi besar bagi keamanan mineral AS di saat permintaan global melonjak."

Secara pasar, posisi AS saat ini masih sangat kecil. Pada 2024, AS hanya memproduksi 610 metrik ton lithium, atau hanya 0,3% dari total produksi global. Satu-satunya tambang aktif saat ini berada di Silver Peak, Nevada.

Namun, investasi mulai mengalir deras. Departemen Energi AS telah menyetujui hibah sebesar Rp3,825 triliun (USD225 juta) untuk proyek lithium di South West Arkansas yang menargetkan produksi awal 22.500 metrik ton lithium karbonat per tahun. Di wilayah Arkansas tersebut, cadangan diperkirakan mencapai 1,2 juta ton.

Tim Crowley, SVP Government Affairs di Lithium Americas Corp, menegaskan bahwa lithium kini telah bermutasi menjadi "batu penjuru keamanan nasional, kemandirian energi, dan daya saing ekonomi."

Dengan proyek Thacker Pass yang tetap berjalan sesuai jadwal untuk penyelesaian mekanis pada akhir 2027, AS mencoba melepaskan diri dari narasi ketergantungan EV dan beralih ke strategi kedaulatan sumber daya jangka panjang.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!