Penjualan Kendaraan Listrik di 37 Negara Efek Melonjaknya Harga BBM
Selasa, 02 Juni 2026 - 13:01 WIB
Dalam kedua bulan tersebut, penjualan kendaraan listrik melampaui angka tahunan di 91% negara, menandai pertama kalinya sejak April 2023 lebih dari 90% negara mencatat pertumbuhan.
Korea Selatan, negara yang sangat bergantung pada minyak Timur Tengah, mencatatkan lonjakan penjualan kendaraan listrik sebesar 140% dibandingkan tahun sebelumnya pada bulan Maret dan April, melampaui 80.000 unit. Tingkat adopsi kendaraan listrik juga meningkat menjadi 26%.
Asia Tenggara mengalami peningkatan penjualan sebesar 40% menjadi 90.000 unit, dengan kendaraan listrik menyumbang 16% dari pangsa pasar otomotif di kawasan tersebut.
Penjualan kendaraan listrik di Uni Eropa (UE) pulih dari penurunan sebelumnya, meningkat sebesar 40%. Sebaliknya, Tiongkok mengalami penurunan sebesar 8% menjadi 1,33 juta unit karena pengurangan insentif pajak untuk pembelian kendaraan mulai Januari.
Penjualan kendaraan listrik di AS, di mana subsidi akan dihapuskan secara bertahap pada September 2025, juga mengalami penurunan tajam sebesar 20%.
Pertumbuhan penjualan global hanya mencapai 8% karena penurunan di dua pasar besar, yaitu AS dan Tiongkok. Namun, penjualan kendaraan listrik melonjak 50% di 148 negara lainnya, di mana tingkat adopsi kendaraan listrik mencapai rekor tertinggi sebesar 12%.
Korea Selatan, negara yang sangat bergantung pada minyak Timur Tengah, mencatatkan lonjakan penjualan kendaraan listrik sebesar 140% dibandingkan tahun sebelumnya pada bulan Maret dan April, melampaui 80.000 unit. Tingkat adopsi kendaraan listrik juga meningkat menjadi 26%.
Asia Tenggara mengalami peningkatan penjualan sebesar 40% menjadi 90.000 unit, dengan kendaraan listrik menyumbang 16% dari pangsa pasar otomotif di kawasan tersebut.
Penjualan kendaraan listrik di Uni Eropa (UE) pulih dari penurunan sebelumnya, meningkat sebesar 40%. Sebaliknya, Tiongkok mengalami penurunan sebesar 8% menjadi 1,33 juta unit karena pengurangan insentif pajak untuk pembelian kendaraan mulai Januari.
Penjualan kendaraan listrik di AS, di mana subsidi akan dihapuskan secara bertahap pada September 2025, juga mengalami penurunan tajam sebesar 20%.
Pertumbuhan penjualan global hanya mencapai 8% karena penurunan di dua pasar besar, yaitu AS dan Tiongkok. Namun, penjualan kendaraan listrik melonjak 50% di 148 negara lainnya, di mana tingkat adopsi kendaraan listrik mencapai rekor tertinggi sebesar 12%.
Lihat Juga :