Penjualan Kendaraan Listrik di 37 Negara Efek Melonjaknya Harga BBM
Selasa, 02 Juni 2026 - 13:01 WIB
Proporsi kendaraan listrik dalam penjualan mobil baru telah melampaui 10% di 38 negara, sementara 28 negara telah melampaui ambang batas 16% yang dianggap sebagai titik balik untuk adopsi secara luas.
Di Jepang, di mana harga bensin tetap rendah berkat subsidi, penjualan kendaraan listrik meningkat sebesar 50% pada bulan Maret dan April.
Meskipun peningkatan penjualan yang signifikan sebagian disebabkan oleh dampak pembaruan subsidi kendaraan listrik pada bulan Januari, pangsa pasar kendaraan listrik di negara tersebut tetap hanya 2%.
Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada 20 Mei, Badan Energi Internasional (IEA) menyatakan bahwa respons terhadap krisis energi saat ini “akan membentuk pasar otomotif global selama bertahun-tahun mendatang.”
Krisis minyak tahun 1970-an mengurangi permintaan kendaraan besar yang boros bahan bakar, sehingga menyebabkan popularitas mobil Jepang yang lebih kecil dan hemat bahan bakar.
Konflik yang terjadi saat ini di Iran dapat berdampak serupa pada kendaraan listrik bahkan setelah ketegangan di Timur Tengah mereda, karena semakin banyak orang membeli mobil listrik dan merasakan manfaatnya.
Di Jepang, di mana harga bensin tetap rendah berkat subsidi, penjualan kendaraan listrik meningkat sebesar 50% pada bulan Maret dan April.
Meskipun peningkatan penjualan yang signifikan sebagian disebabkan oleh dampak pembaruan subsidi kendaraan listrik pada bulan Januari, pangsa pasar kendaraan listrik di negara tersebut tetap hanya 2%.
Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada 20 Mei, Badan Energi Internasional (IEA) menyatakan bahwa respons terhadap krisis energi saat ini “akan membentuk pasar otomotif global selama bertahun-tahun mendatang.”
Krisis minyak tahun 1970-an mengurangi permintaan kendaraan besar yang boros bahan bakar, sehingga menyebabkan popularitas mobil Jepang yang lebih kecil dan hemat bahan bakar.
Konflik yang terjadi saat ini di Iran dapat berdampak serupa pada kendaraan listrik bahkan setelah ketegangan di Timur Tengah mereda, karena semakin banyak orang membeli mobil listrik dan merasakan manfaatnya.
(wbs)
Lihat Juga :