GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh

Selasa, 09 Juni 2026 - 22:46 WIB
Ada contoh harapan. Kodak mengajukan pernyataan serupa tahun lalu. Lalu melunasi utang lewat dana pensiun. Akhir tahun justru tumbuh.

Dan ada satu hal yang luput dari dokumen itu: GoPro Mission 1. Seri kamera baru. Sensornya 1 inci, mampu rekam 8K. Baru mulai dikirim beberapa hari lalu. Termasuk varian Mission 1 Pro.

Produk baru itu tidak disebut dalam laporan keuangan. Bisa jadi penyelamat. Bisa jadi terlambat.

Cerita karet gelang dan papan selancar itu belum tamat. Tapi babak ini yang paling berat.

FAQ

Apakah GoPro akan bangkrut?

Belum tentu. Dalam dokumen 8-K ke SEC pada 1 Juni 2026, GoPro dan auditornya PwC menyatakan ada "keraguan substansial" atas kemampuan bertahan. Namun GoPro menegaskan belum ada rencana spesifik mengajukan kebangkrutan. Tanpa pendanaan baru atau transaksi strategis, kemampuannya bertahan memang terancam.

Kenapa GoPro mengalami kesulitan keuangan?

Penjualan terus turun karena kamera ponsel makin bagus dan pesaing murah menggerogoti pasar. Ditambah rugi besar dua tahun beruntun, lonjakan biaya memori 80–110 persen, dan kegagalan diversifikasi seperti drone Karma.

Berapa kerugian GoPro?

GoPro mencatat rugi bersih USD93,5 juta (sekitar Rp1,68 triliun) pada 2025 dan USD432,3 juta (sekitar Rp7,78 triliun) pada 2024.

Siapa pendiri GoPro?

Nick Woodman, lulusan seni rupa UC San Diego 1997. Ide GoPro muncul saat ia berselancar di Australia dan Indonesia pada 2002, dengan modal pinjaman sekitar USD235.000 (Rp4,23 miliar) dari orang tuanya.

Apa produk terbaru GoPro?

GoPro Mission 1, termasuk varian Mission 1 Pro, dengan sensor 1 inci dan kemampuan rekam 8K, yang baru mulai dikirim beberapa hari sebelum laporan keuangan terbit.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!