BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin

Jum'at, 12 Juni 2026 - 21:48 WIB
BYD M6 DM menyasar konsumen yang belum sepenuhnya ingin beralih ke listrik. Foto: BYD Indonesia
JAKARTA - BYD M6 DM lolos uji Jakarta-Sentul-Serpong menggunkan motor listrik penuh. Baterai masih sisa 33 persen. Berikut harga, spesifikasi, dan cara kerja teknologinya.

65 kilometer per liter. Angka itu setara konsumsi motor matic. Tapi ini MPV tujuh penumpang. Wajar kalau orang curiga: ini klaim pabrikan, atau benar-benar terjadi di jalan?



BYD menjawabnya lewat uji jalan nyata. SindoNews membawa BYD M6 DM dari Sudirman menuju Sentul, lalu Serpong, dan kembali ke Sudirman — total 150 km, full mode listrik.

Hasilnya: dari pengujian beberapa media dan mobil berbeda, baterai tersisa 20 persen-30 persen. Nyaris tanpa bensin. Rute ini melewati jalanan padat Sudirman, tol Jagorawi yang macet di kecepatan 60 kpj, sampai kontur tanjakan-turunan ringan menuju Sentul. Motor listrik tetap jadi penggerak utama di semua kondisi itu.

Bagaimana Mesin DM Bekerja

Jantungnya mesin bensin 1.500 cc, 4 silinder, naturally aspirated dengan teknologi Atkinson cycle. Tenaga puncaknya 72 kW dengan torsi 125 Nm. Tapi mesin ini bukan penggerak utama — dia cuma "asisten". Efisiensi termalnya 46,06 persen, salah satu yang tertinggi di industri otomotif saat ini.

Penggeraknya sesungguhnya motor listrik EHS 5.0, berputar sampai 15.000 rpm, terintegrasi dalam sistem kontrol 7-in-1 dengan kemampuan komputasi chip naik 146 persen. Gabungan keduanya menghasilkan total tenaga sekitar 207 hp, dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 9,1 detik.

Sistem DM 5.0 punya tiga mode otomatis. Mode EV: baterai penuh, motor listrik kerja sendiri, mesin bensin diam. Mode series hybrid: baterai mulai turun, mesin bensin menyala — tapi hanya untuk mengisi ulang baterai, bukan menggerakkan roda langsung.

Mode parallel hybrid: butuh tenaga ekstra saat akselerasi atau kecepatan tinggi, mesin bensin dan motor listrik bekerja bersama. Semua perpindahan ini terjadi otomatis, tanpa hentakan yang terasa di kabin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!