BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Jum'at, 12 Juni 2026 - 21:48 WIB
Kenapa Bisa 65 Km/Liter?
Operation Director PT BYD Motor Indonesia, Nathan Sun, menjelaskan bahwa motor listrik mendominasi sekitar 80 persen dari pengendaraan normal. Mesin bensin lebih banyak bekerja di belakang panggung, sebagai generator pengisi baterai. Filosofinya "electric-first" — bukan hybrid yang sekadar membantu mesin bensin, tapi sebaliknya.
Baterainya Blade Battery berbasis Lithium Iron Phosphate (LFP), kapasitas 18,3 kWh, diletakkan di bawah lantai mobil. Dalam mode listrik murni, jarak tempuhnya mencapai 100 km berdasarkan pengujian WLTP — cukup untuk komuter harian dalam kota tanpa menyentuh bensin sama sekali.
Kalau baterai dan tangki bensin 52 liter sama-sama penuh, jarak tempuh total bisa mencapai 1.300 km. Pengisian DC Fast Charging mendukung hingga 26 kW, dari 30 ke 80 persen hanya butuh 30 menit — cukup untuk istirahat sebentar di rest area tol.
Sistem manajemen termal diklaim menghemat energi hingga 10 persen dalam suhu tinggi khas Indonesia. Blade Battery juga punya ketahanan siklus tinggi di suhu ekstrem.
Validasi di Sumatera Utara
Setelah uji Jakarta, BYD memperluas pengujian ke Sumatera Utara — dipilih karena kontur jalan dan tanjakan antar kota yang lebih menantang dibanding Jakarta."Indonesia memiliki karakteristik mobilitas yang sangat beragam, mulai dari penggunaan harian di perkotaan hingga perjalanan antarkota dan jarak jauh. Kehadiran teknologi DM memberikan alternatif yang semakin relevan bagi masyarakat yang ingin merasakan manfaat elektrifikasi dengan tingkat fleksibilitas yang lebih tinggi," kata Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
Kabin dan Fitur
Dimensinya 4.710 x 1.810 x 1.690 mm, identik dengan M6 EV. Bedanya di tampang depan: grille trapesium lebih besar untuk kebutuhan pendinginan mesin bensin, plus cladding hitam di over fender dan side skirt yang memberi kesan crossover.Lihat Juga :